{"id":3759,"date":"2026-01-27T17:35:36","date_gmt":"2026-01-27T08:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=3759"},"modified":"2026-01-28T08:24:20","modified_gmt":"2026-01-27T23:24:20","slug":"yonif-tp-804-dharma-bakti-asasta-yudha-hadir-untukjawab-kesulitan-masyarakat-papua-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/yonif-tp-804-dharma-bakti-asasta-yudha-hadir-untukjawab-kesulitan-masyarakat-papua-tengah\/","title":{"rendered":"Yonif TP 804\/Dharma Bakti Asasta Yudha Hadir untuk Jawab Kesulitan Masyarakat Papua Tengah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031954-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3762\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031954-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031954-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031954-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031954-1536x689.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031954.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br><br><strong>Nabire, Papua Tengah\u2013enagoNews<\/strong>&#8211; Komandan Korem 173\/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, menegaskan bahwa kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 804\/Dharma Bakti Asasta Yudha di Nabire Ibukota Provinsi Papua Tengah, termasuk di Nabire, merupakan bagian dari program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah pelosok.<br><br>Hal itu disampaikan Danrem saat menerima kunjungan awak media di Makorem 173\/PVB, Nabire, Papua Tengah, dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi terkait peran dan fungsi Batalyon TP yang kini mulai beroperasi di wilayah tersebut, Selasa (27\/01\/2026) sambil meninjau fasilitad Makorem 173\/PVB.<br>Menurut Brigjen TNI Ketut Mertha Gunarda, secara konsep, Batalyon TP direncanakan akan hadir di setiap kabupaten. Satu kabupaten nantinya akan memiliki satu Batalyon TP yang difokuskan untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, terutama di sektor-sektor dasar seperti pertanian, peternakan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031957-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3763\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031957-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031957-300x225.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031957-768x576.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031957-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031957.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Batalyon TP ini adalah program dari Bapak Presiden. Konsepnya, setiap kabupaten memiliki satu Batalyon TP. Organisasinya terdiri dari kurang lebih 1.039 personel, dengan komposisi di dalamnya ada kompi pertanian, kompi peternakan, kompi konstruksi, dan kompi kesehatan. Jadi murni dibentuk untuk menjawab kesulitan masyarakat di pelosok,\u201d ujar Danrem.<br>Ia menjelaskan, dengan kekuatan dan struktur tersebut, Batalyon TP diharapkan mampu bergerak cepat hingga ke tingkat distrik untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan.<br>Saat ini, beberapa Batalyon TP di Papua Tengah baru terbentuk sekitar satu tahun terakhir. Sebagian sudah memiliki personel lengkap, namun masih terkendala pada pembangunan sarana dan prasarana markas. Meski demikian, Danrem menegaskan bahwa para prajurit sudah diperintahkan untuk tetap bekerja dan melaksanakan kegiatan sesuai bidang masing-masing.<br>&#8220;Walaupun bangunannya belum ada, fasilitas belum lengkap, personel sudah kita perintahkan untuk mulai bekerja. Kita sudah lihat sendiri, ada sawah, peternakan, ayam petelur, perikanan, dan perkebunan. Itu semua adalah contoh atau sampel kegiatan yang sedang kita kembangkan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031801-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3764\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031801-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031801-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031801-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031801-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031801-2048x920.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031811-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3765\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031811-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031811-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031811-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031811-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031811-2048x920.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Danrem menekankan, ke depan seluruh kegiatan Batalyon TP akan dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah daerah, dinas-dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perkebunan, serta instansi lain termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait pemanfaatan lahan.<br>&#8220;Semua itu kita koordinasikan. Batalyon TP ini bukan berjalan sendiri, tapi menjadi penggerak dan penguat bagi program-program pemerintah daerah,\u201d katanya.<br>Untuk tahap awal, fokus utama Batalyon TP adalah membuat percontohan (demonstration plot) di berbagai sektor. Hasil produksi dari percontohan tersebut sebagian dibagikan kepada masyarakat, dan ke depan diharapkan bisa dijual dengan harga murah agar masyarakat terbiasa dan tertarik untuk ikut mengembangkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031809-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3766\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031809-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031809-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031809-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031809-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031809-2048x920.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Danrem mengakui, saat ini sebagian masyarakat Papua Tengah masih belum familiar dengan keberadaan dan fungsi Batalyon TP. Bahkan di wilayah pegunungan, masih terdapat penolakan terhadap kehadiran satuan ini.<br>&#8220;Yang baru terbentuk sekarang ada di Nabire dan Mimika. Untuk wilayah pegunungan, memang masih banyak penolakan. Ini yang menjadi tantangan kita. Tapi saya berharap ke depan masyarakat bisa memahami bahwa kehadiran Batalyon TP ini murni untuk membantu,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031805-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3767\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031805-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031805-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031805-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031805-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031805-2048x920.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Ia juga menyoroti kondisi geografis Papua Tengah yang sebagian merupakan wilayah rawan, sehingga tidak semua petugas penyuluh lapangan dari dinas terkait bisa menjangkau daerah-daerah terpencil. Dalam konteks inilah, Batalyon TP diharapkan menjadi salah satu solusi.<br>&#8220;Papua Tengah ini daerah rawan. Kita pahami juga ada keterbatasan bagi penyuluh-penyuluh lapangan untuk masuk ke pelosok. Maka Batalyon TP ini diharapkan bisa mengisi celah itu dan membantu menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh,\u201djelasnya.<br>Danrem menggambarkan bahwa selama ini sebagian masyarakat masih memanfaatkan lahan hanya untuk kebutuhan jangka pendek, sekadar untuk makan satu atau dua hari. Ke depan, melalui pendampingan dan pemanfaatan teknologi, diharapkan pola pikir dan pola produksi masyarakat bisa berubah menjadi lebih produktif dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031799-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3768\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031799-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031799-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031799-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031799-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031799-2048x920.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Kita di Batalyon TP ini sudah mulai menggunakan teknologi, seperti drone pertanian, sistem hidroponik, dan teknologi lainnya. Kita bandingkan hasil menanam di tanah dengan hidroponik, ternyata hasilnya jauh berbeda. Ini nanti akan kita diskusikan juga dengan para penyuluh dan pemerintah daerah, komoditas apa yang paling cocok untuk tiap wilayah,\u201d paparnya.<br>Menurutnya, pendekatan pembangunan ini tidak bisa disamaratakan antara wilayah pesisir dan wilayah pegunungan. Masing-masing memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri yang harus dicarikan solusi spesifik.<br>Di sisi lain, Danrem tidak menampik bahwa sebagai satuan TNI, Batalyon TP juga tetap memiliki fungsi pengamanan. Namun ia menegaskan bahwa peran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.<br>&#8220;Kita ini tentara, memang dilengkapi senjata, dan punya tugas pengamanan. Tapi kita juga adalah teritorial pembangunan. Di Papua Tengah, aspek keamanan dan pembangunan itu tidak bisa dipisahkan. Harus berjalan bersama,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"460\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031826-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3769\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031826-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031826-300x135.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031826-768x345.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031826-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031826-2048x920.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;<br>module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 45;<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Ia pun mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk tidak ragu dan tidak sungkan menerima kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan di wilayah masing-masing.<br>&#8220;Saya harapkan ini bisa masuk di hati masyarakat. Ini momen yang sangat baik untuk kita berkolaborasi. Mari sama-sama kita manfaatkan kehadiran Batalyon TP ini untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,\u201d pungkas Danrem. (<strong>red-enagoNews)<\/strong><br><br><br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, Papua Tengah\u2013enagoNews&#8211; Komandan Korem 173\/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, menegaskan bahwa kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 804\/Dharma Bakti Asasta Yudha di Nabire Ibukota Provinsi Papua Tengah, termasuk di Nabire, merupakan bagian dari program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3768,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[192,5,6,4,2,181,3,7,191,193,189,188,190],"tags":[],"class_list":["post-3759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-deiyai","category-berita-dogiyai","category-berita-intan-jaya","category-berita-nabire","category-berita-nasional","category-berita-paniai","category-berita-papua-tengah","category-headlines","category-mimika","category-pendidikan","category-politik","category-sosial-budaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3759"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3786,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3759\/revisions\/3786"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}