{"id":3778,"date":"2026-01-27T20:44:16","date_gmt":"2026-01-27T11:44:16","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=3778"},"modified":"2026-01-27T20:44:18","modified_gmt":"2026-01-27T11:44:18","slug":"jalan-nasional-sp-4-manunggal-jaya-nabire-longsor-bina-marga-sebut-penanganan-masih-terkendala-transisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/jalan-nasional-sp-4-manunggal-jaya-nabire-longsor-bina-marga-sebut-penanganan-masih-terkendala-transisi\/","title":{"rendered":"Jalan Nasional SP 4 Manunggal Jaya Nabire Longsor, Bina Marga Sebut Penanganan Masih Terkendala Transisi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032059-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3781\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032059-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032059-300x169.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032059-768x432.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032059-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032059.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Nabire, Papua Tengah\u2013 enagoNews<\/strong> &#8211; Ruas jalan nasional di SP 4 Kampung Manunggal Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mengalami longsor parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Longsoran tersebut mengikis hampir separuh badan jalan, terutama pada titik yang berada tepat di atas aliran sungai.<\/p>\n\n\n\n<p>Pantauan di lokasi menunjukkan lapisan aspal terbelah dan menggantung, sementara struktur tanah di bagian bawah tergerus arus air hingga membentuk lubang besar. Kondisi ini memaksa kendaraan roda dua maupun roda empat melintas secara bergantian dengan tingkat kewaspadaan tinggi, terlebih pada malam hari karena minimnya penerangan jalan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"828\" height=\"668\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031585.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3700\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031585.jpg 828w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031585-300x242.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000031585-768x620.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 828px) 100vw, 828px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kerusakan jalan nasional SP 4 Manunggal Jaya ini memicu kekhawatiran masyarakat. Warga mendesak pemerintah dan instansi terkait segera melakukan perbaikan, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur utama penghubung antarpermukiman dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi kondisi tersebut, seorang pegawai di Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Bina Marga Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional X Provinsi Papua Tengah, yang enggan disebutkan namanya, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan ke lokasi longsor.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cStaf lapangan kami sudah turun ke lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini belum ada langkah penanganan secara langsung,\u201d ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (27\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032062-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3782\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032062-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032062-300x169.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032062-768x432.jpg 768w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032062-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1000032062.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, keterlambatan penanganan disebabkan masih berlangsungnya proses transisi struktur kepemimpinan dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Bina Marga Provinsi Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebagian pimpinan dan pegawai masih mengikuti proses pelantikan di Jakarta. Setelah struktur organisasi resmi terbentuk, penanganan jalan tersebut kemungkinan dapat segera dilakukan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional X memastikan kondisi jalan nasional di SP 4 Manunggal Jaya Nabire tetap menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti setelah proses administratif dan struktural rampung.<br>&#8220;Itu tadi masih menunggu hasil pelantikan, baru kemudian diambil tindakan strategis karena laporannya sudah masuk, &#8220;pungkasnya. (Mus)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, Papua Tengah\u2013 enagoNews &#8211; Ruas jalan nasional di SP 4 Kampung Manunggal Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mengalami longsor parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Longsoran tersebut mengikis hampir separuh badan jalan, terutama pada titik yang berada tepat di atas aliran sungai. Pantauan di lokasi menunjukkan lapisan aspal terbelah dan menggantung, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3782,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[192,2,181,7,191],"tags":[],"class_list":["post-3778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-nabire","category-berita-nasional","category-berita-papua-tengah","category-headlines"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3778"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3778\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3783,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3778\/revisions\/3783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}