{"id":4143,"date":"2026-02-09T20:13:04","date_gmt":"2026-02-09T11:13:04","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=4143"},"modified":"2026-02-09T20:26:42","modified_gmt":"2026-02-09T11:26:42","slug":"urbanus-beanal-minta-dishub-mimika-revisi-pagar-bandara-baru-yang-dinilai-langgar-sop","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/urbanus-beanal-minta-dishub-mimika-revisi-pagar-bandara-baru-yang-dinilai-langgar-sop\/","title":{"rendered":"\u200eUrbanus Beanal Minta Dishub Mimika Revisi Pagar Bandara Baru yang Dinilai Langgar SOP"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><br><strong>\u200eMimika, Papua Tengah \u2013 enagoNews<\/strong> &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Urbanus Beanal, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika, untuk segera meninjau kembali sekaligus merevisi pembangunan pagar di kawasan bandara baru Mimika yang dinilai tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebandarudaraan.<br>\u200eMenurut Urbanus, pembangunan pagar bandara yang saat ini dilakukan justru melewati batas resmi area bandara hingga mencapai jalan besar. Kondisi tersebut dinilai menyalahi aturan karena pagar bandara seharusnya dibangun mulai dari batas portal masuk ke dalam area bandara, bukan hingga menutup atau membatasi akses jalan umum.<br>\u200e\u201cPagar bandara ini dibangun melewati batas yang semestinya. Kalau mengacu pada SOP bandara, pagar itu dibangun dari portal ke dalam kawasan bandara, bukan sampai ke jalan besar. Ini harus segera ditinjau ulang,\u201d tegas Urbanus kepada wartawan, Senin (9\/1\/2026).<br>\u200eIa menilai, pembangunan pagar hingga ke jalan besar telah berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat setempat. Akses warga menjadi terbatas, mobilitas terganggu, bahkan berpotensi menimbulkan keluhan sosial di kemudian hari jika tidak segera ditangani oleh pemerintah daerah.<br>\u200e\u201cPembangunan infrastruktur jangan sampai mengorbankan kepentingan masyarakat. Jalan itu adalah akses publik yang digunakan warga setiap hari. Kalau dipagari sampai ke luar area bandara, tentu aktivitas masyarakat menjadi terganggu,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Urbanus pun secara tegas meminta Dishub Kabupaten Mimika untuk segera mengambil langkah konkret dengan membongkar pagar yang berada di luar batas portal bandara. Ia menekankan bahwa pembangunan bandara harus tetap berjalan sesuai rencana, namun tidak boleh mengabaikan aturan teknis dan kepentingan masyarakat sekitar.<br>\u200e\u201cSaya minta Dishub Mimika segera membongkar pagar yang berada di luar batas portal bandara. Ini penting agar pembangunan bandara tetap sesuai dengan aturan yang berlaku dan pada saat yang sama tidak merugikan masyarakat,\u201d katanya.<br>\u200eLebih lanjut, Urbanus berharap pemerintah daerah dapat lebih cermat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur strategis, khususnya yang berkaitan langsung dengan ruang publik. Menurutnya, koordinasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat sekitar perlu diperkuat agar pembangunan tidak menimbulkan polemik.<br>\u200e\u201cBandara ini memang penting untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pelaksanaannya harus tertib aturan dan memperhatikan dampak sosial. Dengan begitu, pembangunan bisa diterima dan didukung oleh semua pihak,\u201d pungkasnya.<br>\u200eHingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan peninjauan dan pembongkaran pagar tersebut. (<strong>red-enagoNews<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eMimika, Papua Tengah \u2013 enagoNews &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Urbanus Beanal, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika, untuk segera meninjau kembali sekaligus merevisi pembangunan pagar di kawasan bandara baru Mimika yang dinilai tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebandarudaraan.\u200eMenurut Urbanus, pembangunan pagar bandara yang saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[192,2,7,191,193,189,188],"tags":[],"class_list":["post-4143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-nabire","category-berita-papua-tengah","category-headlines","category-mimika","category-pendidikan","category-politik"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4143"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4151,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4143\/revisions\/4151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}