{"id":6572,"date":"2026-05-22T16:56:59","date_gmt":"2026-05-22T07:56:59","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=6572"},"modified":"2026-05-22T16:57:02","modified_gmt":"2026-05-22T07:57:02","slug":"konflik-kwamkilama-dijadwalkan-damai-23-mei-2026-urbanus-beanal-ajak-semua-pihak-jaga-kondusivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/konflik-kwamkilama-dijadwalkan-damai-23-mei-2026-urbanus-beanal-ajak-semua-pihak-jaga-kondusivitas\/","title":{"rendered":"Konflik Kwamkilama Dijadwalkan Damai 23 Mei 2026, Urbanus Beanal Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br><strong>TIMIKA, PAPUA TENGAH\u2013enagoNews<\/strong> &#8211; Anggota DPRP Provinsi Papua Tengah, Urbanus Beanal, selaku Koordinator Penanganan Konflik Kwamkilama, menyampaikan bahwa proses perdamaian konflik yang terjadi di Distrik Kwamkilama akan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026. Proses perdamaian tersebut direncanakan berlangsung dengan melibatkan serta disaksikan langsung oleh berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.<br>Dalam keterangannya, Urbanus Beanal mengatakan bahwa agenda perdamaian ini menjadi langkah penting dalam upaya mengakhiri konflik yang selama ini berdampak terhadap kondisi keamanan dan aktivitas masyarakat di wilayah Distrik Kwamkilama, Kabupaten Mimika.<br>Ia menjelaskan, proses perdamaian nantinya akan disaksikan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Kabupaten Puncak, Polda Papua Tengah, Polres Mimika, serta Polres Puncak. Kehadiran seluruh pihak tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan penuh terhadap terciptanya perdamaian yang aman, bermartabat, dan diterima oleh kedua belah pihak yang bertikai.<br>Menurut Urbanus, penyelesaian konflik melalui jalur damai merupakan harapan bersama demi menjaga stabilitas keamanan dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah Kwamkilama. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga suasana tetap kondusif menjelang pelaksanaan proses perdamaian tersebut.<br>\u201cKami meminta kepada kedua belah pihak yang berkonflik agar dapat menahan diri dan mengedepankan semangat persaudaraan demi terciptanya perdamaian bersama,\u201d ujar Urbanus Beanal.<br>Selain itu, ia juga mengajak pihak gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta kaum intelektual untuk memberikan doa, dukungan moral, dan pendampingan agar seluruh tahapan perdamaian dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan maupun potensi konflik lanjutan.<br>Urbanus menegaskan bahwa perdamaian ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Papua Tengah demi menciptakan rasa aman, nyaman, serta keselamatan masyarakat yang berada di Distrik Kwamkilama dan sekitarnya.<br>Ia berharap melalui proses perdamaian yang akan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 tersebut, hubungan antar masyarakat dapat kembali harmonis sehingga aktivitas sosial, pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan di wilayah terdampak dapat berjalan normal seperti sediakala. (<strong>red-enagoNews<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TIMIKA, PAPUA TENGAH\u2013enagoNews &#8211; Anggota DPRP Provinsi Papua Tengah, Urbanus Beanal, selaku Koordinator Penanganan Konflik Kwamkilama, menyampaikan bahwa proses perdamaian konflik yang terjadi di Distrik Kwamkilama akan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026. Proses perdamaian tersebut direncanakan berlangsung dengan melibatkan serta disaksikan langsung oleh berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan guna memastikan situasi tetap aman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6575,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[192,5,2,7,203,191,197,202,189,188,207,190],"tags":[],"class_list":["post-6572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-deiyai","category-berita-nabire","category-berita-papua-tengah","category-hankam","category-headlines","category-merauke","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-politik","category-puncak","category-sosial-budaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6572"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6572\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6576,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6572\/revisions\/6576"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6575"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}