{"id":6830,"date":"2026-06-07T14:22:17","date_gmt":"2026-06-07T05:22:17","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=6830"},"modified":"2026-06-07T14:22:19","modified_gmt":"2026-06-07T05:22:19","slug":"hari-lingkungan-hidup-2026-pemprov-papua-tengah-dorong-aksi-nyata-selamatkan-alam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/hari-lingkungan-hidup-2026-pemprov-papua-tengah-dorong-aksi-nyata-selamatkan-alam\/","title":{"rendered":"Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemprov Papua Tengah Dorong Aksi Nyata Selamatkan Alam"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Nabire, Papua Tengah-enagoNews<\/strong> \u2013 Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Jumat (6\/6\/2026).<br>Pesan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui seruan atau kampanye semata. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah, serta melindungi sumber daya alam merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan generasi mendatang.<br>Dalam sambutannya, gubernur mengingatkan bahwa tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, pencemaran, dan berkurangnya keanekaragaman hayati merupakan persoalan global yang juga dirasakan di daerah. Karena itu, diperlukan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan solusi melalui aksi nyata yang berdampak langsung.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"643\" height=\"387\" src=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1000207371.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6833\" srcset=\"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1000207371.jpg 643w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1000207371-300x181.jpg 300w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1000207371-590x354.jpg 590w, https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/1000207371-400x240.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 643px) 100vw, 643px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Papua Tengah, lanjutnya, memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari kawasan pesisir, sungai, hutan tropis, lembah hingga pegunungan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Kekayaan tersebut harus dijaga dan dikelola secara bijaksana karena tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya dan warisan bagi generasi berikutnya.<br>Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Dengan semangat kebersamaan, upaya perlindungan lingkungan diharapkan terus berjalan demi mewujudkan Papua Tengah yang hijau, bersih, dan berkelanjutan. (<strong>red-enagoNews)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, Papua Tengah-enagoNews \u2013 Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Jumat (6\/6\/2026).Pesan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6834,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[192,2,7,191,201,202,189,190],"tags":[],"class_list":["post-6830","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-nabire","category-berita-papua-tengah","category-headlines","category-kesehatan","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-sosial-budaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6830","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6830"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6830\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6835,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6830\/revisions\/6835"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6830"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6830"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6830"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}