Connect with us
Advertisements

Berita Daerah

Penguatan Perlindungan dan Pemanfaatan Mangrove di Papua Tengah Jadi Fokus Kunjungan Kerja DPRPT

Published

on

Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan ekosistem pesisir melalui inisiatif penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang mangrove. Dalam rangka memperkaya substansi regulasi tersebut, DPRPT melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas (KCD) Kehutanan Mimika guna berdiskusi dan menghimpun masukan teknis dari para pemangku kepentingan di daerah.
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Mimika menyambut baik langkah strategis ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan kontribusi pemikiran. Hal ini didasarkan pada pengalaman sebelumnya, di mana Dinas Kehutanan Kabupaten Mimika telah lebih dahulu menginisiasi penyusunan regulasi perlindungan mangrove di tingkat kabupaten. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan di tingkat provinsi.
Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, mengungkapkan bahwa sebelum kunjungan tersebut, dirinya telah melakukan diskusi dengan Vice President Environmental PT Freeport Indonesia, Gesang Setiadi, yang juga dikenal sebagai penulis buku bertema mangrove. Diskusi tersebut menjadi landasan awal untuk memperdalam pemahaman terkait pentingnya pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada 28 April, DPRPT bersama jajaran Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Pertanahan Provinsi Papua Tengah membahas berbagai aspek strategis, mulai dari perlindungan hingga pemanfaatan mangrove. Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire, diketahui memiliki potensi mangrove yang sangat besar dan bernilai ekologis tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang komprehensif agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal tanpa mengabaikan aspek konservasi.
Para pihak juga sepakat untuk menginisiasi forum diskusi yang lebih luas ke depan, termasuk rencana penyelenggaraan pameran yang menampilkan berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan mangrove di Mimika. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Upaya perlindungan mangrove di Kabupaten Mimika sendiri telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti PT Freeport Indonesia. Perusahaan tersebut turut berperan dalam kegiatan rehabilitasi mangrove, khususnya di area terdampak aktivitas tailing serta wilayah pesisir lainnya. Penanaman mangrove di kawasan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengurangi abrasi, tetapi juga untuk menciptakan habitat baru bagi biota laut dan mendukung keseimbangan ekosistem.
Di sisi lain, pemanfaatan mangrove secara berkelanjutan juga telah dikembangkan oleh masyarakat setempat dengan pendampingan pemerintah. Salah satu contohnya adalah di Kampung Pigapu, Mimika Timur, di mana program perhutanan sosial telah diusulkan dan dijalankan. Masyarakat setempat telah mengolah mangrove menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti teh mangrove, makanan olahan, tepung, dodol, hingga produk kosmetik berbasis bahan alami.
Selain itu, pengembangan ekowisata mangrove juga menjadi salah satu fokus penting. Dinas Kehutanan telah membangun kawasan Ekowisata Mangrove di wilayah Pomako, yang melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Mimika di sekitar Pangkalan Pendaratan Ikan Pomako. Kehadiran destinasi ini tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat dan pengunjung.
Dengan berbagai inisiatif yang telah berjalan, DPR Papua Tengah optimistis bahwa penyusunan Raperda mangrove akan menjadi landasan kuat dalam menjaga kelestarian ekosistem sekaligus mendorong pemanfaatan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (red-enagoNews)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Daerah

Jangan Hanya di Gresik, Urbanus Beanal Tuntut Freeport Buka Peluang Besar bagi OAP

Published

on

Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Urbanus Beanal, anggota DPRP Provinsi Papua Tengah dari Komisi IV, menyampaikan desakan tegas kepada PT Freeport Indonesia agar memberikan perhatian serius terhadap keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Ia menilai bahwa kebijakan perekrutan yang selama ini berjalan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan dan keberpihakan terhadap masyarakat lokal, khususnya mereka yang merupakan pemilik hak ulayat di wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, langkah Freeport yang membuka peluang rekrutmen dalam jumlah besar, seperti rencana perekrutan hingga puluhan ribu tenaga kerja di Gresik, seharusnya juga diimbangi dengan kebijakan serupa di Papua. Urbanus menegaskan bahwa masyarakat asli Papua tidak boleh hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri, melainkan harus menjadi bagian utama dalam pembangunan dan aktivitas ekonomi yang berlangsung di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan Freeport di Papua tidak terlepas dari dukungan serta hak-hak masyarakat adat. Oleh karena itu, sudah sepatutnya perusahaan memberikan kesempatan yang luas, adil, dan proporsional kepada OAP, baik dalam bentuk rekrutmen tenaga kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun keterlibatan dalam sektor-sektor strategis lainnya.
Urbanus juga mengingatkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat lokal bukan hanya sekadar kewajiban moral, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Ia berharap Freeport dapat merumuskan kebijakan rekrutmen yang lebih inklusif dan berpihak, sehingga manfaat kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua secara langsung dan berkelanjutan.
Dengan adanya komitmen yang kuat dari semua pihak, ia optimistis bahwa keseimbangan antara investasi, pembangunan, dan keadilan sosial bagi masyarakat asli Papua dapat terwujud secara nyata. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Karyawan PT Nabire Baru Serukan Stabilitas Jelang May Day 2026 di Papua Tengah

Published

on


Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, ribuan karyawan PT Nabire Baru menyampaikan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah, khususnya di Nabire sebagai ibu kota provinsi.
Komitmen tersebut disepakati dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Aula Matoa KM 16, Distrik Wami, pada 23 April 2026. Dalam forum itu, para pekerja menegaskan bahwa situasi yang aman dan kondusif merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan daerah.


Koordinator karyawan, Petrus Yohane Pesiwarisa, mengajak seluruh pekerja untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang damai dan nyaman. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang tidak benar, terutama menjelang May Day, agar tidak menimbulkan gangguan sosial maupun di lingkungan kerja.


Selain itu, para karyawan turut menyatakan dukungan terhadap program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. Mereka berharap kolaborasi antara tenaga kerja, perusahaan, dan pemerintah dapat terus diperkuat demi mendorong kesejahteraan masyarakat Papua Tengah secara berkelanjutan. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Polres Nabire Salurkan Bantuan dan Sampaikan Duka kepada Keluarga Korban Laka Lantas di Rawaudo

Published

on

Nabire – enagoNews – Kepedulian terhadap korban kecelakaan lalu lintas kembali ditunjukkan jajaran Sat Lantas Polres Nabire. Melalui Unit Gakkum, aparat kepolisian mendatangi rumah duka almarhum Kayos Telenggen di Kampung Rawaudo, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Selasa (28/4/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung Kanit Gakkum IPDA Satrio D. Soetrisno bersama personel tersebut tidak hanya bertujuan menyampaikan belasungkawa atas nama Kapolres Nabire, tetapi juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga yang ditinggalkan.


Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa korban diketahui terjadi sehari sebelumnya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIT di Jalan Poros Rawaudo, tepatnya di depan Gereja Kasih Rawaudo. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban dan sepeda motor Honda Verza yang dikendarai Melianus Agimbau. Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara dan sempat dievakuasi ke RSUD Nabire.


Dalam kunjungan tersebut, pihak kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta menegaskan komitmen untuk menangani perkara secara profesional melalui Unit Gakkum Sat Lantas Polres Nabire.
Keluarga korban menyambut baik kehadiran aparat kepolisian dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Mereka juga berharap kepolisian dapat memfasilitasi pertemuan antara kedua pihak guna menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, dimulai pukul 12.00 hingga 14.00 WIT. (red-enagoNews)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 ENAGONEWS.COM