Berita Deiyai

Rapat Tetapkan 20 November Dan Taman Gizi Sebagai Waktu & Tempat Pelantikan Kepala Suku Besar Wate

Published

on

Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Pelantikan Kepala Suku Besar Wate dipastikan Tanggal 20 November 2025.
Hal itu diketahui dari hasil Rapat Panitia Pelantikan, Sabtu (8/11/2025) di Pantai Belakang kediaman Kepala Suku Besar Wate Otis Monei.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Suku Besar Wate Otis Monei, didampingi Sekretaris Daud Monei juga memutuskan Taman Gizi Oyehe Distrik Nabire Kabupaten Nabire Papua Tengah sebagai tempat pelantikan.

Rapat panitia juga membahas sejumlah persiapan menuju pelantikan.
Dua Agenda terutama adalah tanggal dan tempat pelantikan telah berhasil diputuskan.
Persiapan lain seperti jumlah undangan dan masyarakat yang hadir, transportasi, keamanan sehingga perlu melibatkan unsur satuan aparat baik TNI maupun Polri sampai pada estimasi biaya.
Dilanjutkan dengan acara syukuran. Untuk sementara untuk acara syukuran itu telah ada yang menyumbang sebanyak 5 (lima) ekor Babi yang merupakan salah satu dari
simbol pengakuan adat.

Seluruh Kepala Suku, Paguyuban /Kerukunan Akan Diundang
Dalam Pelantikan Kepala Suku Besar Wate, disamping Forkopimda baik Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire, panitia akan mengundang seluruh Kepala Suku, Paguyuban /Kerukunan zy berada di Kabupaten Nabire Papua Tengah.
Hal itu dilakukan agar Jabatan Kepala Suku Besar Wate diketahui secara umum sekaligus sebagai wujud legitimasi dari seluruh elemen masyarakat.
Dijadwalkan  Tetua Adat dari 10 (sepuluh) kampung dan Kepala Suku Besar Wate akan mengenakan Pakaian Kebesaran Adat Wate.
Sepuluh Tetua Adat akan melantik Kepala Suku Besar Water ditempat khusus secara tertutup dan untuk selanjutnya Kepala Suku Besar Wate yang telah dilantik akan dibawa ketempat acara umum dan terbuka pelantikan untuk diperkenalkan dan mendapat legitimasi dari seluruh elemen masyarakat.

Kepala Suku Besar Wate Ajak Jaga Stabilitas Keamanan Nabire
Disela-sela rapat, Kepala Suku Besar Wate Otis Money berkomitmen dan mengajak peserta rapat dan masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas Nabire Papua Tengah agar tetap aman.
“Kami berkomitmen dan mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga situasi dan kondisi Nabire tetap aman dan kondusif,” ungkapnya. (ing elsa)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version