Berita Deiyai

Badan Geofisika Ingatkan Warga Nabire: Tetap Waspada, Gempa Bisa Terjadi Kapan Saja

Published

on

Nabire, enagoNews — Kantor Geofisika Nabire kembali mengingatkan masyarakat Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, untuk selalu waspada terhadap potensi gempa bumi. Wilayah yang dikenal sebagai kota singkong ini berada di jalur patahan aktif, sehingga kerap mengalami guncangan tektonik.

Sejarah mencatat, dua gempa besar pernah mengguncang Nabire pada Februari dan November 2004. Peristiwa itu menewaskan puluhan warga serta merusak infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

PMG Muda Kantor Geofisika Nabire, Nindy Carlita Sania, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi potensi gempa yang bisa datang tanpa tanda-tanda pasti.

“Perlu kita waspadai bersama. Warga di kabupaten ini hendaknya senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap gempa yang acap kali melanda Nabire,” ujar Nindy, Sabtu (8/11).

Ia menekankan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik ketika gempa terjadi.

“Langkah pertama adalah bersikap tenang. Jika berada di rumah atau kantor, segera cari perlindungan di bawah meja untuk menghindari reruntuhan material. Setelah getaran berhenti, berjalanlah keluar menuju area terbuka dan jauhi bangunan tinggi atau benda yang berpotensi runtuh,” paparnya.

Apabila gempa berpotensi tsunami, masyarakat diminta segera mengevakuasi diri menuju tempat aman sesuai rute evakuasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Nindy, pihak Geofisika secara rutin memberikan informasi dini dan peringatan kepada masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk grup WhatsApp, media sosial, dan jaringan komunikasi resmi lainnya. Ia juga mengimbau agar warga tidak mudah mempercayai informasi palsu atau hoaks yang sering beredar setelah gempa terjadi.

“Berita hoaks yang tidak jelas sumbernya sangat merugikan masyarakat dan bisa menimbulkan kepanikan,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Nindy menyarankan warga untuk mengunduh dan memantau informasi melalui aplikasi resmi BMKG, atau datang langsung ke Kantor Geofisika Nabire di Jalan Matoa, Kalibobo.

“Melalui aplikasi BMKG, masyarakat bisa memantau info gempa dan cuaca secara real-time,” tambahnya.

Dengan tingkat kerawanan gempa yang tinggi, kewaspadaan masyarakat Nabire menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. (Mus)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version