BiBIDA – enagoNews – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Distrik Bibida terus menjadi perhatian utama, khususnya dalam mencetak generasi muda Suku Moni Migani yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Upaya ini menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, tenaga pendidik, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.Kepala Sekolah SD YPPK St. Yusup Kugapa, Helena F. Kloatubun, S.Ag., Gr., menegaskan bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua pilar utama yang tidak dapat dipisahkan dalam membentuk generasi berkualitas. Sejak menjabat pada 26 Januari 2026, ia активно mendorong kesadaran bersama akan pentingnya perhatian terhadap kondisi fisik dan perkembangan belajar anak-anak di Bibida.
Menurutnya, anak-anak yang sehat akan lebih optimal dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk memastikan kebutuhan dasar anak, terutama kesehatan, terpenuhi dengan baik. “Saya mengharapkan peran aktif orang tua dalam menjaga kesehatan anak-anak. Dengan tubuh yang sehat, mereka bisa mengikuti pelajaran dengan maksimal dan meraih prestasi,” ujarnya.
Selain itu, Helena juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas harian anak, khususnya terkait kedisiplinan bersekolah. Ia menekankan agar orang tua memastikan anak-anak berangkat dan pulang sekolah tepat waktu, sehingga mereka tetap fokus pada pendidikan.
Langkah ini diyakini mampu membentuk karakter serta meningkatkan kualitas akademik generasi muda Moni Migani. Dengan bekal pendidikan yang baik, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga memiliki kesadaran untuk kembali membangun daerah asal mereka.
“Harapan kami, mereka menjadi generasi yang berpendidikan, mandiri, dan suatu saat kembali untuk membangun Tanah Moni Migani,” tutupnya.
Melalui komitmen bersama ini, Distrik Bibida optimistis dapat melahirkan generasi emas yang menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa mendatang. (red-enagoNews)