Berita Deiyai

FGD Perlindungan Anak Papua Tengah Dorong Kolaborasi Wujudkan Masa Depan Anak yang Lebih Baik

Published

on

Nabire, Papua Tengah-enagoNews — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Perlindungan Anak tahun 2025 yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk membahas tantangan sekaligus merumuskan solusi terkait perlindungan anak di wilayah Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Papua Tengah yang diwakili Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otsus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, S.Sos, M.K.P menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa anak-anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus generasi penerus yang harus mendapatkan perlindungan dan perhatian serius.

“Anak-anak adalah harapan masa depan bangsa, calon pemimpin dan pelopor perubahan. Namun, mereka masih menghadapi berbagai tantangan seperti kekerasan, diskriminasi, perundungan, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan dan layanan sosial yang memadai,” ujarnya.

Berbagai persoalan tersebut, menurutnya, menuntut kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, lembaga masyarakat, akademisi, maupun para pemerhati anak di Papua Tengah.

Dengan kerja sama yang kuat, ia meyakini berbagai kebijakan dan program perlindungan anak dapat disusun secara lebih efektif, sehingga hak-hak anak dapat dipenuhi secara menyeluruh.

Ia berharap FGD ini menjadi titik awal perubahan positif bagi perlindungan anak di Papua Tengah. “Mari kita berkomitmen untuk memastikan tumbuh kembang anak-anak berjalan optimal agar mereka menjadi generasi yang kuat, cerdas dan berkarakter.”

Melalui FGD ini, para peserta diharapkan dapat berdiskusi, berbagi informasi dan pengalaman, serta menggali solusi inovatif dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan perlindungan anak. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga melalui kerja sama yang baik dan saling mendukung, kita dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di Provinsi Papua Tengah,” tutupnya. (Mus)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version