Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Kegiatan Rutin Bulanan Paguyuban Pasundan Distrik Makimi Kabupaten Nabire, Minggu (2/10/2025) di kediaman Bapak Rafik Kampung Biha (Lagari 1) Distrik Makimi Kabupaten Nabire berjalan dengan neriah dan penuh makna. Kegiatan menjadi meriah karena diramaikan dengan Pagelaran Tari Jaipong Anak-anak dan Jam’iyyah Sholawat. Bahkan setelah acara dilaksanakan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 80 meter. Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang itu menjadi istimewa karena menjadi yang pertama di Papua Tengah. Acara giat rutin bulanan dihadiri Pengurus Kabupaten Paguyuban Pasundan dan Tim Sebelas yang berencana menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pemilihan Kepala Suku Sunda di Papua Tengah sesuai Intruksi Gubernur Papua Tengah, bahwa setiap suku/kerukunan/paguyuban utuk memilih ketua.
Program Mubes di inisiasi Kolonel Kurniawan Fitriana dan membentuk Tim Sebelas dengan tujuan untuk, pertama menyatukan seluruh warga sunda di Papua Tengah setelah adanya dualisme kepemimpinan Pasundan yaitu Paguyuban Pasundan 1913 dan Satria Sunda Sakti (S3). Kedua, Tim Sebelas yang diketahui oleh Kolonel Kurniawan mensosialisasikan rencana Mubes pemilihan Ketua dan Pengurus Sunda Ngahiji sesuai Instruksi Gubernur Papua Tengah. Dalam sambutanya, Inisiator sekaligus Ketua Tim Sebelas Kolonel Kurniawan Fitriana memaparkan rencana Musyawarah Besar Warga Sunda di Papua Tengah. Menurutnya, Tim Sebelas dikenal juga Tim Ngadu Bako.Ngadu artinya Ngahijikeun, Ngajadikeun, dan Ngabuktikeun (menyatukan, menjadikan, dan membuktikan).
Bako artinya Badan Komunikasi, Badan Koordinasi, Badan Komando. Dalam kesempatan tersebut warga pasundan Distrik Makimi mendukung sepenuhnya Program Tim Sebelas dan Mubes. Kolonel Kurniawan berharap dengan adanya Mubes menghasilkan Ketua dan Pengurus Sunda Ngahiji ysng akuntabel dan transparan.Membawa warga sunda Papua Tengah yang bersatu, kompak dalam kebersamaan “sarendek saigel sabobot sapihanean, ka cai jadi saleuwi ka darat jadi salogak, silih asah, silih asih jeung silih asuh. Sementara itu, Paguyuban Pasundan Distrik Nabire berencana akan menyelenggarakan Ulang Tahun pada tanggal 20 Desember 2025 mendatang.
Acara semakin ramai dan meriah saat anak-anak sunda Makini tampil Menari Jaipong dan mendapat saweran dari anggota Tim Sebelas Dadang Irfan dan H.Amir.
Tepuk tangan hadirin pecah saat Dadang Irfan mengeluarkan uang merah dan dibagikan kepada para penari jaipong.Begitu pula saat H.Amir kedepan dan ikut berajsi tari jaipong dan mengeluarkan lembaran uang merah dan diberikan kepada penari cilik.