Berita Daerah

Gubernur Papua Tengah Salurkan LTSHE, Warga Intan Jaya Mulai Nikmati Terang

Published

on

Papua Tengah Terang Jangkau Intan Jaya, Warga Distrik Terpencil Terima LTSHE

SUGAPA, Papua Tengah- enagoNews– Upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memperluas akses penerangan terus berlanjut. Melalui program Papua Tengah Terang, bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Intan Jaya, Kamis (12/2/2026), bertempat di Sugapa.
Bantuan hibah tersebut merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang diserahkan melalui Kepala Dinas Nakertrans ESDM Provinsi Papua Tengah, Frets James Boray. Penyerahan diterima secara resmi oleh Bupati Intan Jaya, Aner Maisini.
Bupati Aner Maisini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah atas perhatian serius terhadap kondisi masyarakat Intan Jaya, khususnya warga yang berada di wilayah-wilayah yang masih minim akses listrik.
“Program ini sejalan dengan visi Papua Tengah Terang. Dalam waktu dekat, kami juga akan menerima satu unit mesin pembangkit. Pemerintah provinsi bahkan sudah menyiapkan dukungan transportasi hingga ke Intan Jaya,” ujar Aner Maisini.


Ia menjelaskan, distribusi LTSHE akan diprioritaskan bagi distrik-distrik yang letaknya jauh dari pusat kota Sugapa. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya juga berencana merehabilitasi fasilitas penerangan yang sebelumnya sudah ada, seperti di Distrik Homeo dan Hitadipa, agar kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sementara itu, Frets James Boray menegaskan bahwa bantuan LTSHE ini diperuntukkan secara khusus bagi masyarakat yang sama sekali belum menikmati fasilitas penerangan.
“Lampu ini dibagikan kepada warga yang masih hidup dalam kegelapan. Bukan untuk masyarakat yang sudah memiliki akses listrik,” jelasnya.
Ia menambahkan, sesuai arahan Gubernur Papua Tengah, target besar pemerintah provinsi adalah memastikan listrik dapat menyala selama 24 jam. Untuk itu, pemerintah menyiapkan tahapan program penerangan mulai dari jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
“Langkah jangka pendek kita lakukan dengan membagikan LTSHE ini. Jika dirawat dengan baik, lampu bisa digunakan hingga lima tahun. Program jangka menengah akan mengarah pada pengembangan mikrohidro dan PLTS terpusat, sementara jangka panjangnya menunggu industrialisasi energi,” pungkas Frets.
Dengan bantuan ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Intan Jaya dapat meningkat, khususnya dalam menunjang aktivitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di wilayah-wilayah terpencil. (RED-enagoNews)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version