Nabire, enagonews– Sejumlah bahan pokok (bapok) di Pasar Central Kalibobo, Nabire, mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan pasca Lebaran.
Azizah, salah satu pedagang di pasar tersebut, mengatakan kenaikan harga dipicu sentimen pasar serta imbauan pemerintah pusat terkait penghematan energi.
Rincian kenaikan harga:
Beras slip super karung kuning 20 kg : Pada Maret atau selama Ramadan berada di kisaran Rp320.000, kini naik menjadi Rp325.000. –
Telur ayam ras antar pulau dari Surabaya atau Makassar: Sebelumnya Rp70.000, naik menjadi Rp75.000 sampai Rp80.000 per rak.
Telur lokal asal Nabire : Berada di kisaran Rp80.000 sampai Rp85.000 per rak, dengan stok terbatas.
Minyak goreng : Mengalami kenaikan cukup tinggi dibanding komoditas lain.
Daging ayam ras, baik lokal maupun antar pulau: Naik sekitar Rp5.000 sampai Rp10.000 per ekor.
Berbeda dengan bapok, harga sayur mayur relatif stabil. “Untuk sayuran harga tetap, cuma tomat yang naik,” terang Azizah, Selasa (14/4/26).
Sementara itu, harga daging sapi tidak mengalami perubahan. “Daging sapi harganya tetap tidak naik, Rp200.000 per kilogram,” kata seorang pedagang daging sapi di Pasar Central Kalibobo.
Tren kenaikan harga komoditas pasca Lebaran ini disebut pedagang terdampak kebijakan hemat energi yang digalakkan pemerintah. (red-enagoNews)