Berita Nabire

Jam Kompass Perkuat Integrasi Menuju Daya Saing Papua

Published

on


Nabire, Papua Tengah– enagoNews – Jaringan Alumni Komunitas Mahasiswa Papua se-Sumatera (Jam Kompass) di Tanah Papua menggelar seminar untuk memperkuat integrasi menuju peningkatan daya saing, sekaligus merayakan Natal 2025. Kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan kedua sejak pertama kali digelar pada 2023.
Panitia pelaksana, Yance Emani, menjelaskan bahwa reuni besar alumni digelar setiap tiga tahun dan dikemas dalam bentuk seminar guna memperkokoh persatuan antaralumni wilayah studi Pulau Sumatera, dari Provinsi Lampung hingga Banda Aceh.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat persatuan sesama alumni. Kami berharap para mahasiswa senior yang masih studi di Sumatera terus bersemangat belajar, mampu membaur, dan menyerap aspirasi dari daerah studi masing-masing untuk diterapkan ketika kembali ke Papua,” ujar Yance, Senin (8/12).


Yance menambahkan, Jam Kompass merupakan organisasi intelektual yang beranggotakan para sarjana siap pakai dan siap berkolaborasi dengan pemerintah di seluruh provinsi di Papua. Ia menyebutkan, sekitar 80 persen anggota Jam Kompass telah bekerja, menunjukkan kualitas SDM organisasi yang semakin mumpuni.
Seminar yang direncanakan berlangsung selama tiga hari, 8–9 Desember 2025, diisi dengan berbagai agenda. Pada hari pertama, kegiatan dibuka oleh Felix Petege mewakili Pemerintah Kabupaten Nabire, dengan fokus materi integrasi internal organisasi. Hari kedua diisi dengan barapen dan ditutup dengan ibadah Perayaan Natal.


Di tempat yang sama, Ketua Jam Kompass yang diwakili Agustinus Goo menekankan pentingnya konsolidasi internal organisasi.
“Pesan Ketua Jam Kompass, kita harus bersatu padu dalam organisasi. Papua yang sangat luas dengan kekayaan alam melimpah membutuhkan SDM yang andal untuk dapat mengelolanya,” ujar Agustinus.
Ia mengakui, Jam Kompass masih menghadapi banyak tantangan, termasuk keterbatasan dalam menyelenggarakan seminar maupun pertemuan strategis. Karena itu, pihaknya membutuhkan dukungan berbagai elemen, baik pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, maupun masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa anggota Jam Kompass tersebar di seluruh provinsi di Pulau Papua.


Sementara itu, dalam sambutannya, Felix Petege menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus Jam Kompass karena kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap seminar semacam ini dapat berlanjut sesuai agenda organisasi di masa mendatang.(Mus)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version