Berita Nabire

Kadis Peternakan Nabire Buka Bimtek Pengolahan Telur Asin Berbahan Dasar Buah Merah

Published

on

Nabire, enagoNews — Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Drh. I Dewa Ayu Dwita, K.M, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Telur Asin berbahan dasar buah merah, Senin (17/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong hilirisasi komoditas sektor peternakan, khususnya produk turunan telur.

“Bimtek ini merupakan bagian dari upaya kita mendorong program hilirisasi komoditas peternakan, terutama produk telur,” ujar Kadis dalam sambutannya.

Menurutnya, hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil peternakan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada penjualan bahan mentah. Upaya ini juga diarahkan untuk memperluas peluang pasar melalui inovasi produk olahan yang lebih kompetitif.

Pemanfaatan buah merah serta kulit buah lokal lainnya disebut bukan hanya inovasi, tetapi juga bentuk efisiensi dan diversifikasi bahan baku.

“Melalui inovasi ini, kita berharap tercipta produk unggulan daerah yang memiliki daya saing lebih tinggi, sekaligus memberikan nilai ekonomi baru bagi pelaku usaha dan kelompok peternak,” tutup Kadis.

Pada kesempatan tersebut, pemateri dari Provinsi Bali, drh. Ni Wayan Helpina Widyasanti, M.Si, memaparkan materi mengenai teknik pembuatan telur asin dengan memanfaatkan bahan dasar lokal.

“Buah merah (Pandanus conoideus) merupakan buah endemik Papua dari keluarga pandan-pandan. Buah ini dikenal kaya nutrisi dan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan,” jelasnya.

Selama ini, pemanfaatan buah merah di Papua umumnya sebatas menjadi minyak atau campuran makanan. Melalui bimtek ini, diharapkan muncul inovasi produk baru yang bernilai ekonomis, salah satunya telur asin berbahan dasar buah merah.

“Telur asin yang menggunakan buah merah akan memiliki nilai jual lebih tinggi dan lebih kompetitif karena kandungan nutrisinya yang kaya,” tegas Helpina.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku peternakan di Kabupaten Nabire. (Mus)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version