Berita Daerah

Ketua DPRK Nabire Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Informasi

Published

on


Nabire, Papua Tengah– enagoNews – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, Nancy Worabay, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Nabire untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga.
Imbauan tersebut disampaikan Nancy Worabay usai mengikuti Apel Siaga Kamtibmas yang digelar Polda Papua Tengah di Lapangan Apel Mapolres Nabire, Senin (23/2/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Nancy menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai informasi yang beredar, khususnya di media massa dan media sosial, yang berpotensi memicu keresahan dan memengaruhi kondisi psikologis masyarakat.


“Saya mengimbau masyarakat Kabupaten Nabire untuk saling menjaga diri dan keluarga. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang belum tentu benar. Banyak bahasa di media yang bisa memengaruhi mental masyarakat, terutama bagi yang masih awam,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terlibat dalam pembicaraan atau isu-isu yang berkembang di luar tanpa kejelasan sumber. Menurutnya, sikap tenang dan waspada menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Yang terpenting kita jaga diri masing-masing, jaga keluarga, dan selalu waspada dalam beraktivitas, termasuk saat di perjalanan. Kita tidak pernah tahu kapan musibah atau situasi tidak diinginkan bisa terjadi,” kata Nancy.
Terkait sejumlah kasus keamanan yang terjadi belakangan ini, Nancy meminta masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kepada aparat keamanan dan pemerintah.
“Jika ada kejadian atau kasus hukum, serahkan semuanya kepada pihak keamanan dan pemerintah. Masyarakat tetap adem, tidak terpancing emosi, dan tidak terprovokasi,” tegasnya.
Sementara itu, menanggapi insiden penyerangan Pos Pengamanan milik PT Kristalin Eka Lestari di Kampung Biha (Lagari 1), Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengakibatkan dua korban jiwa, salah satunya anggota Tentara Nasional Indonesia, Nancy menyampaikan duka mendalam.
Ia memastikan DPRK Nabire akan segera melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna merumuskan langkah strategis sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing.
“DPR tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Kami akan duduk bersama untuk membahas situasi yang terjadi dan menentukan langkah-langkah ke depan. Apalagi kemarin bertepatan dengan masa libur, jadi kemungkinan dalam minggu ini kami akan mulai melakukan pembahasan bersama,” pungkasnya. (red-enagoNews)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version