Messi Masih Bermain, Kapolda Papua Tengah Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026 Nabire, Papua Tengah — Atmosfer menjelang perhelatan akbar FIFA World Cup 2026 mulai terasa hingga ke Papua Tengah. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 19 Juli 2026 dengan melibatkan rekor baru sebanyak 48 negara peserta. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ajang bergengsi tersebut digelar secara bersama oleh tiga negara tuan rumah, yakni United States, Mexico, dan Canada. Menjelang kick off pembukaan, antusiasme masyarakat pencinta sepak bola mulai meningkat, termasuk di Papua Tengah. Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, bahkan secara terbuka menjagokan Argentina sebagai calon kuat juara dunia tahun ini. Menurutnya, keberadaan sang mega bintang Lionel Messi yang masih aktif memperkuat Tim Tango menjadi alasan utama optimismenya. ‘Messi masih tampil dan tetap menjadi sosok penting di tim nasional Argentina. Saya memprediksi Argentina akan kembali menjadi juara dunia tahun ini,” ujar Kapolda dengan penuh keyakinan. Kapolda menilai pengalaman, mental juara, dan kualitas pemain yang dimiliki Argentina masih sangat kuat untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Kehadiran Lionel Messi sebagai kapten tim dinilai tetap mampu memberikan pengaruh besar, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Pernyataan itu disampaikan Kapolda, Kamis Malam (28/6/2026) di Aiman Caffe kepada insan pers. Rencana Nonton Bareng Bersama Pemerintah Daerah Tidak hanya sekadar memberikan prediksi, Kapolda Papua Tengah juga berencana membangun semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026. Ia mengungkapkan akan melakukan komunikasi dengan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, guna membahas kemungkinan pelaksanaan kegiatan nonton bareng bagi masyarakat. Menurut Kapolda, momen Piala Dunia dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Papua Tengah yang dikenal memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola. “Kalau memungkinkan, kami akan berkomunikasi dengan Pak Gubernur agar bisa dibuat arena nonton bareng, khususnya saat pertandingan pembukaan dan laga-laga besar lainnya,” katanya. Ia menjelaskan, berdasarkan jadwal pertandingan, sebagian besar laga Piala Dunia kemungkinan berlangsung pada pagi hari waktu Indonesia, termasuk pada jam-jam aktivitas kerja. Karena itu, diperlukan pengaturan yang baik agar kegiatan nonton bareng tetap berjalan tertib tanpa mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas masyarakat. “Karena pertandingan berlangsung pagi hari, sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 WIT, tentu perlu diatur dengan baik apabila ada kegiatan nonton bersama. Yang penting masyarakat bisa menikmati suasana Piala Dunia dengan nyaman dan tertib,” tambahnya. Piala Dunia Jadi Ajang Hiburan dan Persatuan Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah menjadikan momentum Piala Dunia sebagai hiburan positif selama sebulan penuh. Ia menyebut euforia sepak bola di tanah Papua selalu luar biasa dan menjadi bagian dari budaya olahraga masyarakat. “Piala Dunia ini mari kita jadikan sebagai ajang hiburan bersama. Kita tahu kecintaan masyarakat Papua terhadap sepak bola sangat besar. Ini momentum untuk menikmati pertandingan dengan suasana yang damai dan penuh persaudaraan,” ujarnya. Meski demikian, Kapolda turut mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya turnamen. Ia mengimbau agar warga tidak melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan setelah pertandingan karena dapat mengganggu ketertiban lalu lintas dan aktivitas masyarakat lainnya. Menurutnya, dukungan terhadap tim favorit cukup dilakukan dengan cara yang positif dan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan di jalan raya, terutama di wilayah-wilayah dengan akses jalan terbatas seperti Nabire dan Timika. “Kita boleh bangga dengan tim yang didukung, tetapi jangan sampai euforia itu mengganggu ketertiban umum. Tidak perlu konvoi berlebihan. Yang penting kita tetap menjaga keamanan, keselamatan, dan menghormati pengguna jalan lainnya,” tegasnya. Kapolda berharap seluruh masyarakat Papua Tengah dapat menikmati pesta sepak bola dunia dengan semangat sportivitas, kebersamaan, dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman serta kondusif selama berlangsungnya FIFA World Cup 2026. (red-enagoNews)