Berita Nasional

PBNU Matangkan Persiapan Munas-Konbes NU 2026 di Ploso, Peserta Diperkirakan Tembus 500 Orang

Published

on

JAKARTA- enagoNews – Panitia Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 terus memantapkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan agenda organisasi tersebut di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri. Kegiatan yang menjadi bagian penting menuju Muktamar NU itu diperkirakan akan dihadiri lebih dari 500 orang yang terdiri atas peserta dan peninjau dari berbagai daerah di Indonesia.

Dilansir dari NU Online,
Ketua Organizing Committee (OC) Munas-Konbes NU 2026, Saifullah Yusuf, menyebut jumlah peserta resmi diperkirakan melampaui 300 orang. Jika ditambah para peninjau, total kehadiran diproyeksikan mencapai lebih dari 500 orang. Untuk mendukung kelancaran acara, panitia mempersiapkan berbagai kebutuhan mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga sistem pengamanan.
Menurutnya, kesiapan yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso telah membantu proses koordinasi dengan PBNU sehingga berbagai kebutuhan teknis dapat dipersiapkan secara lebih efektif. Selain itu, faktor keamanan menjadi perhatian utama mengingat peserta yang hadir merupakan ulama dan pengurus wilayah NU dari berbagai daerah serta adanya jarak antara lokasi penginapan dan tempat berlangsungnya sidang permusyawaratan.
Munas dan Konbes NU 2026 dijadwalkan menjadi tahapan strategis menjelang pelaksanaan Muktamar NU yang akan digelar pada Agustus mendatang. Karena itu, PBNU mengajak seluruh pengurus cabang dan wilayah untuk mempersiapkan diri agar forum tertinggi dalam jam’iyah tersebut mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas dan relevan bagi penguatan peran NU pada abad keduanya.
Di sisi lain, sektor pengamanan juga terus dimatangkan. Koordinator Keamanan Munas-Konbes NU, Addin Jauharuddin, menyampaikan bahwa sejumlah rapat internal telah dilakukan guna memastikan kesiapan personel. Unsur pengamanan yang akan terlibat berasal dari berbagai badan dan organisasi di lingkungan NU, termasuk Banser, Pagar Nusa, Satgas IPNU-IPPNU, serta Garda Fatayat. Seluruh personel akan bekerja dalam satu komando untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.(red-enagoNews/***)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version