Rakor Hasilkan Empat Poin Kesepakatan Jaga Kondusivitas Nabire Nabire, Papua Tengah – enagoNews – Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Nabire, unsur TNI-Polri, kepala suku, ketua kerukunan, serta sejumlah tokoh masyarakat menghasilkan empat poin kesepakatan bersama dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Nabire. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu sore (26/4/2026) di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire tersebut membahas rencana aksi demonstrasi oleh mahasiswa asal Kabupaten Puncak se-Indonesia. Di Nabire, aksi tersebut direncanakan akan berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) pada Senin, 27 April 2026.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta rapat turut menyampaikan berbagai masukan dan pandangan yang kemudian dirumuskan menjadi pernyataan sikap bersama. Dokumen kesepakatan tersebut ditandatangani oleh seluruh pihak yang hadir sebagai bentuk komitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Adapun empat poin kesepakatan yang dihasilkan meliputi: Pertama, seluruh pihak sepakat menolak dengan tegas segala bentuk aksi yang berpotensi melumpuhkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Kedua, menolak secara tegas aksi long march yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa pelajar Puncak di wilayah Nabire, yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketiga, Forkopimda bersama instansi terkait serta para tokoh agama, adat, akademisi, dan masyarakat menyatakan dukungan terhadap aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan. Selain itu, seluruh pihak juga menolak segala bentuk tindakan kekerasan, anarkisme, maupun aksi destruktif seperti pembakaran, pelemparan, dan perusakan fasilitas umum. Keempat, pernyataan sikap ini dibuat dan disepakati bersama tanpa adanya paksaan maupun tekanan dari pihak manapun, sebagai wujud tanggung jawab kolektif dalam menjaga kedamaian di Nabire.
Melalui kesepakatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif menjelang dan selama berlangsungnya rencana aksi demonstrasi. (rdd-enagoNews)