Connect with us
Advertisements

Berita Daerah

Isaias Douw Siap Menangkan PSI di Papua Tengah pada Pemilu 2029

Published

on


Nabire, Papua Tengah-enagoNews -Isaias Douw menegaskan komitmennya untuk membawa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi kekuatan politik utama di Papua Tengah pada Pemilu Legislatif 2029. Penegasan tersebut disampaikan usai dirinya resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Papua Tengah bersama jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC PSI se-Papua Tengah, Kamis (7/5/2026), di Auditorium RRI Nabire.


Pelantikan itu turut dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep serta sejumlah tokoh masyarakat dan kader PSI dari delapan kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Isaias Douw menyampaikan keyakinannya bahwa PSI akan mampu meraih kemenangan besar di Papua Tengah karena menurutnya masyarakat Papua lebih memilih figur dibanding sekadar partai politik.
“Saya ini tokoh Papua Tengah. Masyarakat Papua tidak pilih partai, tetapi pilih figur. Karena itu saya yakin PSI akan menjadi tuan rumah di Papua Tengah dan menang pada Pemilu 2029,” tegas Isaias di hadapan ribuan kader dan simpatisan PSI.


Mantan Bupati Nabire dua periode itu juga memaparkan perjalanan politiknya selama puluhan tahun di Papua Tengah. Ia mengaku pernah membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Paniai hingga meraih 19 kursi legislatif, sebelum kemudian berpindah ke PKB dan berhasil memenangkan Pilkada Nabire.
Menurut Isaias, pengalaman panjangnya dalam dunia politik serta kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal besar untuk membangun PSI di Papua Tengah. Ia juga menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan berbagai tokoh agama, tokoh adat, serta kepala daerah di wilayah Papua Tengah.


Dalam pidatonya, Isaias turut menyinggung kontribusi besar Presiden ke-7 RI Joko Widodo terhadap pembangunan Papua Tengah. Ia menyebut sejumlah proyek strategis seperti Tol Laut, pembangunan Pelabuhan dan Bandara Douw Aturure Nabire hingga peningkatan pelayanan listrik 24 jam merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Papua.
“Yang cinta orang Papua adalah Pak Jokowi. Banyak pembangunan hadir di Papua Tengah pada masa beliau. Dulu listrik hidup mati, sekarang sudah 24 jam. Itu bukti perhatian pemerintah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak maju dalam kontestasi Pilgub Papua Tengah karena keterbatasan biaya politik. Meski demikian, ia memilih mendukung gubernur yang saat ini menjabat karena dianggap sebagai bagian dari kader yang pernah dibinanya.


Kini, setelah dipercaya memimpin PSI Papua Tengah, Isaias menegaskan fokus utamanya adalah membesarkan partai hingga meraih kemenangan politik di seluruh wilayah Papua Tengah. Ia bahkan memberi peringatan tegas kepada seluruh pengurus dan kader agar bekerja maksimal untuk partai.
“Kalau ada yang tidak kerja untuk PSI, saya copot. Kita harus kerja serius untuk memenangkan PSI di Papua Tengah,” katanya disambut tepuk tangan kader.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan susunan pengurus DPW PSI Papua Tengah, di antaranya Wakil Ketua Leme Wonda dan Paulus Do, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Redi Wijaya, Ketua Badan Saksi Rohani Heremba, Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Muhammad Syahrir, serta sejumlah pengurus lainnya.


Selain itu, turut dilantik pengurus DPD PSI dari berbagai kabupaten di Papua Tengah seperti Mimika, Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak, dan Puncak Jaya.
Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi besar PSI di Papua Tengah sekaligus menandai dimulainya kerja politik partai dalam menghadapi agenda Pemilu 2029 mendatang. (red-enagoNews)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Daerah

Polres Nabire Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi SPM-PT Se-Papua Tengah, Kegiatan Berlangsung Tertib dan Damai

Published

on

Nabire, Papua Tengah -enagoNews– Kepolisian Resor (Polres) Nabire melaksanakan pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi yang digelar oleh Solidaritas Pelajar Mahasiswa/i Papua Tengah (SPM-PT) Se-Papua Tengah di Jalan Patriot, tepatnya di depan Toko Ana Ogi, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut diikuti sekitar 50 peserta dan dipimpin oleh koordinator aksi Marius Petege alias Tipex. Dalam kegiatan mimbar bebas itu, para peserta menyuarakan berbagai aspirasi terkait perkembangan investasi, perlindungan hak masyarakat adat, serta kondisi sosial dan kemanusiaan di sejumlah wilayah Papua.


Peserta aksi membawa spanduk, baliho, pamflet, dan perangkat pengeras suara untuk menyampaikan pandangan serta tuntutan mereka secara terbuka kepada masyarakat. Berbagai isu yang disampaikan antara lain menyangkut pengelolaan sumber daya alam, perlindungan lingkungan hidup, hak atas tanah adat, hingga harapan terciptanya situasi keamanan yang mendukung kesejahteraan masyarakat Papua.
Selain menyampaikan orasi, massa juga membacakan pernyataan sikap yang berisi sejumlah poin aspirasi yang ditujukan kepada pemerintah dan pihak terkait agar memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang mereka soroti.
Untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, personel Polres Nabire melakukan pengamanan serta pemantauan di lokasi aksi. Petugas juga berkoordinasi dengan koordinator lapangan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.


Berkat kerja sama antara peserta aksi dan aparat keamanan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Menjelang siang hari, massa membubarkan diri secara damai tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat. Situasi di sekitar lokasi aksi tetap kondusif hingga kegiatan berakhir. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Ground Breaking Jembatan Garuda Dimulai, Danyonif TP 804/DBAY Hadir Dukung Pembangunan Infrastruktur Nabire

Published

on

Nabire, Papua Tengah– enagoNews – Komandan Yonif TP 804/DBAY turut menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda yang berlangsung di Kampung Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan yang berada di wilayah binaan Kodim 1705/Nabire ini mendapat dukungan dari pemerintah bersama TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Papua Tengah. Sebelum prosesi ground breaking dilaksanakan, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai rencana.

Acara dipimpin oleh Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., serta dihadiri sejumlah pejabat TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Kampung Kimi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 173/PVB menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu langkah strategis untuk membuka konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di daerah.

Prosesi peletakan batu pertama menjadi momentum penting yang menandai dimulainya pekerjaan konstruksi secara resmi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar.

Melalui pembangunan Jembatan Garuda, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin mudah dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan serta perkembangan wilayah Kampung Kimi dan sekitarnya di masa mendatang. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Wamen PU Optimistis Pembangunan Kawasan Pemerintahan Papua Tengah Rampung Tepat Waktu

Published

on

NABIRE, PAPUA TENGAH-enagoNews – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Diana Kusumastuti, menyatakan optimisme terhadap progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua Tengah di Nabire yang dinilai berjalan sesuai rencana dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Penilaian tersebut disampaikan saat Wamen PU bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Deinas Geley melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Kantor Gubernur, Kantor DPR Papua Tengah, dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Rabu (3/6/2026).


Dalam kunjungan itu, Diana memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang secara bersamaan membangun tiga gedung utama pemerintahan dalam satu kawasan terpadu. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat daerah dalam menyiapkan pusat pemerintahan yang representatif sebagai penopang pelaksanaan otonomi daerah.
Ia menilai kemajuan pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Papua Tengah telah berada pada jalur yang tepat dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Desember 2026. Kehadiran kawasan pemerintahan baru tersebut diyakini akan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain memantau perkembangan fisik proyek, Wamen PU juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis pembangunan, termasuk pembahasan sejumlah usulan penyesuaian desain yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Pembangunan KIPP Papua Tengah menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu mempercepat penguatan tata kelola pemerintahan di provinsi tersebut, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan optimal bagi masyarakat. (red-enagoNews)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 ENAGONEWS.COM