NABIRE, PAPUA TENGAH– enagoNews – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) se-Provinsi Papua Tengah menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2026 di Hotel Mutiara Black, Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Mengusung tema “Konsolidasi, Legitimasi, dan Soliditas Partai Hanura Papua Tengah”, kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Nabire, pimpinan partai politik, kader dan simpatisan Hanura.
Muscab dilaksanakan secara serentak bagi delapan DPC Hanura di Papua Tengah sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi internal partai menjelang agenda politik mendatang. Ketua DPD Hanura Papua Tengah Tekankan Pentingnya Kebersamaan Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Hanura Papua Tengah, Alus UK Murib, S.E, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan simpatisan yang tetap menjaga loyalitas dan komitmen terhadap partai.
Menurutnya, capaian Hanura di Papua Tengah tidak terlepas dari kerja sama seluruh pengurus, kader militan, serta dukungan masyarakat yang terus mempercayai partai tersebut. “Partai Hanura saat ini menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Papua Tengah. Keberhasilan ini bukan karena kemampuan individu, tetapi hasil kerja bersama seluruh kader dan pengurus di setiap kabupaten,” ujarnya. Alus Murib juga mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura kepada dirinya untuk menjalankan sejumlah tugas strategis partai di daerah. Partai Politik Harus Bersatu Membangun Daerah Dalam kesempatan itu, Alus menegaskan bahwa partai politik memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung program pembangunan pemerintah. Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah dan partai politik. “Negara dan daerah akan kuat apabila partai-partai politik memiliki komitmen yang sama untuk membangun. Perbedaan pandangan adalah hal biasa, tetapi komitmen terhadap pembangunan harus tetap dijaga,” katanya. Ia juga mengajak seluruh pimpinan partai politik di Papua Tengah untuk terus menjaga kebersamaan demi mendorong percepatan pembangunan di provinsi yang masih tergolong baru tersebut. Muscab Jadi Momentum Penguatan Organisasi Alus Murib menambahkan, Muscab merupakan momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat kabupaten. Ia berharap seluruh DPC Hanura di Papua Tengah terus meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat basis dukungan masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya budaya saling mengingatkan dan memberikan masukan demi kemajuan partai. “Kritik dan saran yang membangun sangat penting. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang terbuka terhadap masukan demi perbaikan bersama,” tegasnya. Pemkab Nabire Apresiasi Pelaksanaan Muscab Hanura
Sementara itu, Bupati Nabire yang diwakili Asisten I Setda Nabire, La Halim, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab Hanura di Kabupaten Nabire. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi partai sekaligus memperkuat demokrasi di Papua Tengah. “Pemerintah Kabupaten Nabire menyampaikan apresiasi kepada Partai Hanura yang telah melaksanakan Musyawarah Cabang secara serentak bagi delapan DPC di Papua Tengah. Ini menunjukkan komitmen partai dalam memperkuat organisasi dan kaderisasi,” ujarnya. Partai Politik Merupakan Mitra Strategis Pemerintah La Halim menegaskan bahwa partai politik merupakan mitra strategis pemerintah dalam merumuskan dan mengawal kebijakan pembangunan daerah. Sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Nabire memiliki posisi penting sebagai etalase pembangunan daerah sehingga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik. “Tanpa dukungan partai politik, berbagai kebijakan pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu sinergi antara pemerintah dan partai politik harus terus diperkuat,” katanya. Ajakan Bersama Membangun Papua Tengah Di akhir sambutannya, La Halim mengajak seluruh kader Hanura dan elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah. Ia berharap Muscab Hanura dapat menghasilkan kepengurusan yang solid dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Papua Tengah yang maju, aman, adil, dan sejahtera. “Mari kita bergandengan tangan, bahu-membahu bersama pemerintah membangun Papua Tengah dan Kabupaten Nabire agar semakin maju dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. (red-enagoNews)
NABIRE – enagoNews – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Nabire berhasil mengamankan seorang pria berinisial O.J. yang diduga menguasai sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Nabire, Selasa (23/6/2026).
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam putih yang terjadi di Homestay Kusuma, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Oyehe, pada 14 Juni 2026 lalu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob melakukan penyelidikan dan patroli guna melacak keberadaan kendaraan yang hilang.
Dalam kegiatan patroli, petugas menemukan sebuah sepeda motor dengan ciri-ciri yang identik dengan kendaraan yang dilaporkan hilang. Setelah melakukan pemantauan, tim akhirnya mengamankan seorang pria yang diketahui berinisial O.J. saat hendak meninggalkan kawasan Kantor Gubernur Papua Tengah di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Mulia.
Dari hasil pemeriksaan awal, O.J. mengaku memperoleh sepeda motor tersebut dengan cara membeli dari seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp3 juta. Polisi kemudian mengamankan kendaraan yang diduga hasil curanmor tersebut beserta sejumlah barang bukti lain, termasuk satu unit telepon genggam dan kartu identitas milik terduga.
Saat ini, O.J. telah diamankan di Polres Nabire untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap identitas penjual kendaraan dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tindak pidana tersebut.(red-enagoNews)
Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Upaya percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Nabire terus diperkuat melalui pemberdayaan masyarakat kampung. Sebanyak 48 kampung telah membentuk tim pengendalian malaria dan mengalokasikan dana kampung untuk mendukung berbagai kegiatan pencegahan serta penanganan penyakit tersebut. Komitmen ini mengemuka dalam pertemuan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, didukung UNICEF dan Perdhaki, yang melibatkan para kepala kampung, kader malaria, serta pendamping desa. Kepala DPMK Nabire, Pilemon Madai, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh kampung dalam mendukung program eliminasi malaria. Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan kampung sehingga pembiayaan untuk pengendalian malaria perlu menjadi prioritas dalam penggunaan dana desa.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Nabire mendorong penguatan peran kader malaria dan tim kampung melalui pemeriksaan aktif dari rumah ke rumah, pemantauan kepatuhan minum obat bagi penderita, penyelidikan kasus, hingga edukasi penggunaan kelambu dan pengendalian sarang nyamuk. Data yang disampaikan tenaga ahli pendamping kabupaten menunjukkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, sebanyak 44 kampung telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp292 juta lebih untuk mendukung insentif kader, transportasi, dan kegiatan sosialisasi pencegahan malaria. Selain itu, beberapa kampung juga mulai menganggarkan program penanganan TBC dan HIV/AIDS. Melalui sinergi pemerintah kampung, kader kesehatan, dan berbagai mitra pembangunan, diharapkan angka kasus malaria di Nabire dapat terus ditekan hingga mencapai target eliminasi yang telah ditetapkan pemerintah. (red-enagoNews)
Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Tengah menggelar upacara tabur bunga di perairan Nabire, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Pelabuhan Laut Nabire ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara
Upacara dipimpin oleh Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Pol Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., dan diikuti para pejabat utama Polda Papua Tengah, personel Polres Nabire, serta anggota yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Karo SDM, Karo Logistik, Dirpolairud, Dirpamobvit, Dirresnarkoba, Dirreskrimum, Dirbinmas, Kabid Propam, dan Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke laut oleh inspektur upacara. Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan atas pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa.
Seluruh peserta selanjutnya melaksanakan tabur bunga di perairan Nabire dengan penuh khidmat. Kegiatan ini merupakan salah satu tradisi dalam peringatan Hari Bhayangkara yang sarat makna, sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meneladani semangat pengabdian para pendahulu.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Papua Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (red-enagoNews)