“Brigjen Pol. Jermias Rontini: Kapolda Papua Tengah dengan Dedikasi, Integritas, dan Kepemimpinan Humanis“
Nabire, Papua Tengah – enagoaNews -Acara Pisah Sambut Kapolda Papua Tengah yang dilaksanakan Selasa (31/3/2026) di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire dari Irjen Pol.Alfred Papare kepada Brigjen Pol.Jermias Rontini menyiksakan banyak cerita penuh hikmah dan pelajaran berharga.
Dalam acara itu ditayangkan selayang pandang tentang riwayat pendidikan, kaier dan latar belakang keluarga yang membentuk karakter Brigjen Jermias Rontini.
Brigadir Jenderal Polisi Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. lahir pada 18 Agustus 1974. Berdarah Serui, ia tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai keteguhan, kesederhanaan, dan pengabdian. Nilai-nilai tersebut kemudian membentuk karakter dirinya sebagai perwira Polri yang memiliki dedikasi tinggi serta rekam jejak pengabdian yang panjang bagi bangsa dan negara. Dalam kehidupan pribadinya, keluarga menjadi sumber kekuatan utama. Ia membangun rumah tangga harmonis bersama Yonya Damayanti Rontini, dan dikaruniai dua anak, yakni Ivana Novelia Rontini sebagai putri pertama dan Daril Sebastian Rontini sebagai putra kedua. Pendidikan menjadi fondasi penting dalam perjalanan hidupnya. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di Jayapura, kemudian melanjutkan ke SMA Taruna Nusantara dan lulus pada tahun 1993 sebagai bagian dari angkatan pertama. Disiplin dan integritas yang ditanamkan sejak masa pendidikan tersebut menjadi bekal utama dalam pengabdiannya.
Pada tahun 1993, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 1996 sebagai perwira Polri. Semangat belajar yang tinggi mendorongnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai jenjang pendidikan, antara lain Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2004, Sespin Polri pada tahun 2010, serta Sespimti Polri pada tahun 2019. Ia juga meraih gelar Magister Sains sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan intelektual dan profesionalisme. Selain pendidikan formal, ia juga mengikuti berbagai pelatihan strategis, seperti Dasbrimob, pendidikan kejuruan pelopor, kursus intensif bahasa Inggris, serta pelatihan investigasi insiden terorisme. Bekal tersebut menjadikannya sosok perwira yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas. Karier kepolisian Jermias Rontini diawali di Korps Brimob Polri, satuan elit yang membentuk kedisiplinan, loyalitas, dan ketegasan dalam dirinya. Dalam perjalanan kariernya, ia dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya Wakapolres Puncak Jaya, Kapolres Boven Digoel, Kapolres Mimika, hingga Kapolresta Jayapura. Pada tahun 2016, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital di Polda Bali. Setahun kemudian, pada 2017, ia menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Papua Barat, dan pada tahun 2018 kembali dipercaya sebagai Dansat Brimob Polda Papua.
Pengalaman penugasannya juga mencakup berbagai operasi penting di wilayah rawan konflik, seperti Operasi Wibawa di Aceh, Operasi di Timor Timur, Operasi Mutiara, serta keterlibatannya dalam Satgas Nemangkawi. Ia juga berperan dalam pengamanan PON XX Papua 2021, memastikan perhelatan nasional tersebut berjalan aman, tertib, dan sukses. Dalam bidang pembinaan sumber daya manusia, ia pernah menjabat sebagai pejabat di Akademi Kepolisian, berperan dalam membentuk karakter serta mental kepribadian para taruna calon perwira Polri. Saat menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Daerah (Iwasda) Polda Papua, ia secara konsisten mendorong peran aktif kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan. Komitmen ini diwujudkan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani, serta pengawasan distribusi bahan pokok agar tetap aman dan tepat sasaran. Ia juga memberikan perhatian besar terhadap program makan bergizi gratis sebagai bagian dari upaya membangun generasi Papua yang sehat dan berkualitas. Atas dedikasi dan pengabdiannya, ia menerima berbagai penghargaan yang mencerminkan integritas, konsistensi, serta totalitas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Dikenal sebagai sosok yang rendah hati, humanis, dan komunikatif, ia senantiasa turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat dan mencari solusi bersama.
Melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 15 Januari 2026, Brigjen Pol. Jermias Rontini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Papua Tengah. Penunjukan ini merupakan bagian dari rotasi strategis dalam rangka memperkuat kepemimpinan, meningkatkan efektivitas tugas, serta mengoptimalkan pelayanan publik kepada masyarakat. Dengan semangat Polri Presisi, setiap langkah pengabdiannya diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis. Ia berkomitmen untuk terus mendengar, memahami, dan melayani masyarakat Papua Tengah di tengah berbagai tantangan geografis dan dinamika sosial yang berkembang.
Selamat datang dan selamat bertugas di Papua Tengah. Semoga amanah ini senantiasa dijalankan dengan integritas, ketegasan yang humanis, serta semangat pengabdian demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat. (red-enagoNews)
Nabire, Papua Tengah — enagoNews – Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT), John NR Gobai, menyampaikan penjelasan pengusul terhadap enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif anggota DPRPT dalam sidang paripurna yang digelar di Aula DPRPT, Rabu (22/4/2026). Dalam pemaparannya, Gobai menegaskan bahwa pengusulan Raperda tersebut mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, khususnya Pasal 33 ayat (1), yang mengatur bahwa Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) harus memuat judul rancangan peraturan, materi yang diatur, serta keterkaitannya dengan regulasi lain. “Berdasarkan ketentuan tersebut serta Peraturan Tata Tertib DPRPT, kami telah menyampaikan penjelasan ringkas terhadap enam Raperda inisiatif anggota untuk dapat dipertimbangkan masuk dalam Propemperda tahun 2026,” ujar Gobai di hadapan peserta sidang. Ia menjelaskan, keenam Raperda yang diusulkan terdiri dari lima Raperda Provinsi (Raperdasi) dan satu Raperda Khusus (Raperdasus). Seluruhnya dinilai strategis karena menyentuh aspek perlindungan masyarakat adat, pelestarian budaya, hingga pengelolaan lingkungan hidup di Papua Tengah. Adapun rincian Raperda yang diusulkan meliputi Raperdasus tentang Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil, yang bertujuan memperkuat perlindungan serta pemberdayaan kelompok masyarakat adat yang masih terisolasi. Selanjutnya, Raperdasi tentang Ketertiban Umum yang diarahkan untuk menciptakan kondisi sosial yang aman dan tertib di wilayah Papua Tengah. Selain itu, DPRPT juga mengusulkan Raperdasi tentang Hukum dalam Masyarakat, sebagai upaya pengakuan dan penguatan sistem hukum adat yang hidup di tengah masyarakat. Raperdasi tentang Cagar Budaya turut diajukan guna melindungi warisan budaya daerah dari ancaman kerusakan dan kepunahan. Di sektor lingkungan, Raperdasi tentang Mangrove menjadi perhatian penting, mengingat peran ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan pesisir dan mitigasi perubahan iklim. Sementara itu, Raperdasi tentang Noken diusulkan sebagai bentuk pelestarian simbol budaya khas Papua yang telah diakui secara internasional. Gobai menambahkan, keenam draft tersebut telah ditetapkan sebagai Raperda inisiatif DPRPT dan resmi masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Papua Tengah tahun 20 “Dengan masuknya enam Raperda ini dalam Propemperda 2026, diharapkan proses pembahasan dapat berjalan optimal dan menghasilkan regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat Papua Tengah,” katanya. Sidang paripurna tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan legislasi daerah, sekaligus menegaskan komitmen DPRPT dalam mendorong lahirnya regulasi yang responsif terhadap kebutuhan lokal serta berlandaskan nilai-nilai kearifan masyarakat Papua. (red-enagoNews)
Nabire, Papua Tengah — enagoNews – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, secara resmi membuka Lomba Balap Perahu Motor Tempel Yamaha yang digelar di Pantai Nabire, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Polda Papua Tengah yang jatuh pada 29 April 2026. Pembukaan lomba berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu dan Dandim 1705/Nabire Letkol Dwi Palwanto Tirta Mentari. Kapolda terlihat langsung memantau jalannya perlombaan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah pesisir.
Dalam keterangannya kepada media, Kapolda menjelaskan bahwa perlombaan ini menggunakan perahu khusus yang dirancang untuk balap dengan mesin motor tempel berkekuatan 15 PK. Ia menegaskan bahwa perahu yang digunakan berbeda dengan perahu nelayan biasa, karena telah dimodifikasi khusus untuk kebutuhan kompetisi. “Ini bukan perahu untuk memancing, tetapi benar-benar dirancang untuk balap. Kegiatan ini sangat positif, selain sebagai hiburan masyarakat juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata pesisir Nabire yang memiliki keindahan pasir pantai yang luar biasa,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif yang diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan, tidak hanya oleh kepolisian, tetapi juga oleh berbagai pihak lainnya. Menurutnya, event semacam ini dapat menjadi daya tarik baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.
Selain aspek wisata, Kapolda juga menekankan nilai sosial dari kegiatan tersebut, terutama dalam mengarahkan energi generasi muda ke aktivitas yang lebih positif. “Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya, sehingga dapat menjauhkan mereka dari aktivitas negatif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRK Nabire, Nancy Karolin Worabay, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan lomba tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat pesisir dan generasi muda. “Kegiatan ini sangat positif karena mampu menjaring anak-anak muda pesisir untuk menunjukkan kemampuan mereka. Balap motor di laut tentu berbeda dengan di darat, karena harus menghadapi gelombang dan membutuhkan keterampilan serta perancangan perahu yang matang,” ungkap Nancy. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini berpotensi menjadi solusi dalam mengurangi aksi balap liar di jalan raya yang kerap melibatkan remaja. “Kalau kegiatan seperti ini rutin dilakukan, maka anak-anak muda yang sebelumnya terlibat balap liar bisa dialihkan ke kegiatan yang lebih aman dan terarah. Ini tentu dapat meminimalisir risiko kecelakaan di jalan,” jelasnya. Nancy berharap pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, dapat memberikan dukungan penuh agar kegiatan serupa terus berlanjut dan berkembang. Ia juga mendorong partisipasi lebih luas dari berbagai suku dan komunitas di Nabire agar tercipta kompetisi yang sehat dan inklusif. Dengan diikuti sekitar 24 peserta pada pelaksanaan perdana ini, diharapkan jumlah peserta akan terus meningkat di masa mendatang seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga balap perahu motor tempel. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ruang positif bagi generasi muda serta mempromosikan potensi daerah Papua Tengah ke tingkat yang lebih luas. (red-enagoNews)
Nabire, Papua Tengah – enagoNews – Rombongan tamu kehormatan dari Pengurus Pusat (PP) Paguyuban Pasundan telah tiba di Nabire, Papua Tengah, Kamis (23/4/2026), dalam rangka agenda pelantikan kepengurusan organisasi di wilayah Tanah Papua. Kehadiran delegasi PP Paguyuban Pasundan ini menjadi bagian penting dari rangkaian konsolidasi organisasi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, di Nabire. Dalam agenda tersebut, perwakilan pusat akan melantik Pengurus Wilayah, lima Pengurus Cabang tingkat provinsi, 18 Pengurus Anak Cabang kabupaten/kota, serta satu pengurus ranting.
Adapun rombongan yang hadir mewakili Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan terdiri dari Mayjen TNI (Purn.) Deny K. Irawan selaku Sekretaris Dewan Pangaping, Dr. Kunkunrat, M.Si. yang menjabat Ketua Bidang Organisasi sekaligus Dekan FISIP Universitas Pasundan, serta Subaryo, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Bidang Organisasi yang juga Kepala SMK Pasundan 3 Cimahi. Setibanya di Nabire, rombongan disambut langsung oleh Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Nabire, Tabroni M. Cahya, bersama jajaran pengurus setempat. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas organisasi berbasis kultural tersebut. Ketua Cabang Paguyuban Pasundan Nabire, Tabroni M. Cahya, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan peran Paguyuban Pasundan di Tanah Papua. Menurutnya, kehadiran pengurus pusat memberikan dorongan moral sekaligus legitimasi organisasi dalam menjalankan program-program ke depan.
“Ini bukan sekadar pelantikan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah, agar lebih solid dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, sejumlah pengurus cabang dan anak cabang dari berbagai daerah di Tanah Papua dilaporkan mulai berdatangan ke Nabire sejak beberapa hari terakhir. Namun, hingga Kamis sore, sebagian lainnya masih dalam perjalanan dan dijadwalkan tiba sebelum pelaksanaan pelantikan.
Pelantikan pengurus secara serentak ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarwilayah serta meningkatkan peran Paguyuban Pasundan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Papua Tengah dan sekitarnya. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan terus menjadi wadah pemersatu warga Sunda di perantauan, sekaligus menjembatani nilai-nilai budaya dengan dinamika sosial masyarakat setempat.
Dengan agenda pelantikan yang melibatkan puluhan pengurus dari berbagai tingkatan, Nabire diproyeksikan menjadi pusat konsolidasi organisasi Paguyuban Pasundan di kawasan timur Indonesia dalam waktu dekat. (red-enagoNews)