Connect with us
Advertisements

Berita Nasional

Presiden Prabowo Ganti 5 Menteri, Akan Merubah Peta Politik Indonesia

Published

on

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih yang kedua kali dalam 10 bulan pertama kepemimpinan Prabowo-Gibran, Senin (8/9).


Terdapat lima menteri yang diganti pada reshuffle kali ini, meliputi Menko Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.

Prabowo menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Menkeu menggantikan Sri Mulyani, Mukhtarudin menjadi Menteri P2MI menggantikan Karding, dan Ferry Juliantono pengganti Budi Arie sebagai Menteri Koperasi.


Sementara itu posisi Menko Polkam yang ditinggalkan BG dan Menpora Dito Ariotedjo hingga kini belum ada penggantinya.

Dilansir dari CNNIndonesia.com 
susunan kabinet dan asal partai politik menteri yang menjabat usai reshuffle.


Daftar menteri kabinet Prabowo
Menko Polkam: –
Menko Infrasruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat)
Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto (Golkar)
Menko Pangan: Zulkifli Hasan (PAN)
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan: Yusril Ihza Mahendra (PBB)
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat: Muhaimin Iskandar (PKB)
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno (non partai).
Menteri Sekretari Negera: Prasetyo Hadi (Gerindra)
Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian (non partai)
Menteri Luar Negeri: Sugiono (Gerindra)
Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin (non partai)
Menteri Agama: Nasaruddin Umar (non partai)
Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas (Gerindra)
Menteri HAM: Natalius Pigai (non partai)
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto (non partai)
Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi (non partai)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu’ti (non partai)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi: Brian Yuliarto (non partai)
Menteri Kebudayaan: Fadli Zon (Gerindra)
Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin (non partai)
Menteri Sosial: Saifullah Yusuf (non partai)
Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli (non partai)
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Mukhtaruddin (Golkar)
Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang (Golkar)
Menteri Perdagangan: Budi Santoso (PAN)
Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia (Golkar)
Menteri Pekerjaan Umum: Dody Hanggodo (Demokrat)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait (Gerindra)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto (PAN)
Menteri Transmigrasi: Iftitah Sulaiman (Demokrat)
Menteri Perhubungan: Dody Purwagandhi (PAN)
Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid (Golkar)
Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman (non partai)
Menteri Kehutanan: Raja Juli (PSI)
Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono (PAN)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/KepalaBadan Pertanahan Nasional: Nusron Wahid (Golkar)
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Rachmat Pambudy
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Rini Widyantini (non partai)
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Erick Thohir (non partai)
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN: Wihaji (Golkar)
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Hanif Faisol Nurofiq (PAN)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Rosan Perkasa Roeslani (non partai)
Menteri Koperasi: Ferry Joko Yuliantono (Gerindra)
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Maman Abdurahman (Golkar)
Menteri Pariwisata: Widianti Putri (non partai)
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya (Demokrat)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi (non partai)
Menteri Pemuda dan Olahraga: –
Menteri Haji dan Umroh: Mochamad Irfan Yusuf (Gerindra).
Daftar wakil menteri kabinet Prabowo
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Lodewijk Freidrich Paulus (Golkar)
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan: Otto Hasibuan (non partai)
Wakil Menteri Sekretaris Negara: Bambang Eko Suharyanto (non partai)
Wakil Menteri Sekretaris Negara: Juri Ardiantoro (non partai)
Wakil Menteri Dalam Negeri: Bima Arya Sugiarto (PAN)
Wakil Menteri Dalam Negeri: Ribka Haluk (non partai)
Wakil Menteri Luar Negeri: Muhammad Anis Matta (Gelora)
Wakil Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Christiawan Nasir (non partai)
Wakil Menteri Luar Negeri: Arid Havas (non partai)
Wakil Menteri Pertahanan: Doni Hermawan (non partai)
Wakil Menteri Agama: R. Muhammad Syafi’i (Gerindra)
Wakil Menteri Hukum: Edward Omar Sharif Hiariej (non partai)
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia: Mugiyanto (non partai)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Silmy Karim (non partai)
Wakil Menteri Keuangan: Thomas AM Djiwandono (Gerindra)
Wakil Menteri Keuangan: Suahasil Nazara (non partai)
Wakil Menteri Keuangan: Anggito Abimanyu (non partai)
Wakil Menteri Pendidikan: Fajar Riza Ul haq (non partai)
Wakil Menteri Pendidikan: Atip Latipulhayat (non partai
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Fauzan (non partai)
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Stella Christie (non partai)
Wakil Menteri Kebudayaan: Giring Ganesha (PSI)
Wakil Menteri Kesehatan: Dante Saksono Harbuwono (non partai)
Wakil Menteri Sosial: Agus Jabo Priyono (Prima)
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI: Christina Aryani (Golkar)
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI: Dzulfikar Ahmad Tawala (non partai)
Wakil Menteri Perindustrian: Faisol Riza (PKB)
Wakil Menteri Perdagangan: Dyah Roro Esti Widya Putri (Golkar)
Wakil Menteri ESDM: Yuliot (non partai)
Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Diana Kusumastuti (non partai)
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Fahri Hamzah (Gelora)
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Ahmad Riza Patria (Gerindra)
Wakil Menteri Transmigrasi: Viva Yoga (PAN)
Wakil Menteri Perhubungan: Suntana (non partai)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital: Angga Raka Prabowo (Gerindra)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital: Nezar Patria (non partai)
Wakil Menteri Pertanian: Sudaryono (Gerindra)
Wakil Menteri Kehutanan: Sulaiman Umar (non partai)
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Didit Herdiawan (non partai)
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional: Ossy Dermawan (Demokrat)
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas: Febrian Alphyanto Ruddyard (non partai)
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Purwadi Arianto (non partai)
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: Kartiko Wirjoatmodjo (non partai)
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: Aminuddin Ma’ruf (non partai)
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: Dony Oskaria (non partai)
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN: Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (PSI)
Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Diaz Faisal Malik Hendropiyono (PKPI)
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Todotua Pasaribu (non partai)
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Helvi Yuni (Gerindra)
Wakil Menteri Pariwisata: Ni Luh Enik Ernawati (non partai)
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Irene Umar (non partai)
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Veronica Tan (non partai)
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga: Taufik Hidayat (non partai)
Wakil Menteri Haji dan Umroh: Dahnil Anzar Simanjuntak (Gerindra).

Pergantian ini menjadi pusat perhatian! Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle besar-besaran di Kabinet Merah Putih, akankan merubah peta politik Indonesia.(ist)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Daerah

Wamen PU Optimistis Pembangunan Kawasan Pemerintahan Papua Tengah Rampung Tepat Waktu

Published

on

NABIRE, PAPUA TENGAH-enagoNews – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Diana Kusumastuti, menyatakan optimisme terhadap progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua Tengah di Nabire yang dinilai berjalan sesuai rencana dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Penilaian tersebut disampaikan saat Wamen PU bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Deinas Geley melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Kantor Gubernur, Kantor DPR Papua Tengah, dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Rabu (3/6/2026).


Dalam kunjungan itu, Diana memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang secara bersamaan membangun tiga gedung utama pemerintahan dalam satu kawasan terpadu. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat daerah dalam menyiapkan pusat pemerintahan yang representatif sebagai penopang pelaksanaan otonomi daerah.
Ia menilai kemajuan pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Papua Tengah telah berada pada jalur yang tepat dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Desember 2026. Kehadiran kawasan pemerintahan baru tersebut diyakini akan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain memantau perkembangan fisik proyek, Wamen PU juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis pembangunan, termasuk pembahasan sejumlah usulan penyesuaian desain yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Pembangunan KIPP Papua Tengah menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu mempercepat penguatan tata kelola pemerintahan di provinsi tersebut, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan optimal bagi masyarakat. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Yonif TP 804/DBAY Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Published

on

Nabire, Papua Tengah – enagoNews – Prajurit Yonif TP 804/DBAY mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (1/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, dan dihadiri berbagai unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, mahasiswa, serta tokoh masyarakat dari berbagai elemen.


Keikutsertaan prajurit Yonif TP 804/DBAY dalam upacara ini mencerminkan komitmen satuan untuk terus menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas di tengah masyarakat. Sebagai garda terdepan pertahanan negara, prajurit dituntut tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme.


Dalam amanatnya, Gubernur Papua Tengah menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat jati diri bangsa di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global maupun nasional.


Bagi Yonif TP 804/DBAY, semangat Hari Lahir Pancasila menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan teritorial, dukungan terhadap program pembangunan daerah, serta upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.


Upacara berlangsung tertib dan lancar serta menjadi simbol kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam memperkokoh persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Bank Nagari Bandung Dukung Pengukuhan DPD Gebu Minang Jawa Barat

Published

on

Bandung, Jawa Barat-enagoNews – Sinergi Perantau Minang dan Bank Nagari Perkuat Silaturahmi Rantau
Bandung – Dukungan terhadap pelaksanaan Pengukuhan Pengurus DPD Gebu Minang Jawa Barat terus mengalir. Salah satunya datang dari Bank Nagari Cabang Bandung yang menyatakan komitmennya mendukung penuh kegiatan pengukuhan yang akan digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026 mendatang.
Kepala Bank Nagari Cabang Bandung, Ibu Herlin Maryuni, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk selalu hadir di tengah masyarakat Minang perantauan, khususnya di Jawa Barat.
“Bersama Direksi Bank Nagari dan jajaran Bank Nagari Cabang Bandung, kami sangat mendukung kegiatan Pengukuhan Pengurus DPD Gebu Minang Jawa Barat. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan sukses dan lancar,” ujar Herlin Maryuni saat menerima Ketua DPD Gebu Minang Jawa Barat Ir. Mulya Datuk Rajo Intan beserta jajaran pengurus di Kantor Bank Nagari Bandung, Selasa (26/5/2026).
Bank Nagari Ingin Hadir di Tengah Dunsanak Minang
Herlin Maryuni menegaskan, dukungan terhadap kegiatan Gebu Minang Jabar bukan hanya sebatas bentuk partisipasi kelembagaan, tetapi juga sebagai wujud kedekatan emosional Bank Nagari dengan masyarakat Minang di rantau.
“Kami ingin Bank Nagari tidak hanya hadir secara fisik di Bandung, tetapi juga hadir di hati dunsanak semua, khususnya warga Minang di Jawa Barat,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan Bank Nagari di daerah rantau harus mampu memberikan manfaat nyata, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun penguatan hubungan kekeluargaan antarperantau Minang.


Ketua Gebu Minang Jabar Apresiasi Dukungan Bank Nagari
Ketua DPD Gebu Minang Jawa Barat, Ir. Mulya Datuk Rajo Intan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Bank Nagari Cabang Bandung terhadap pelaksanaan pengukuhan pengurus DPD Gebu Minang Jabar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kepala Cabang Bank Nagari Bandung atas dukungan dan bantuannya demi suksesnya kegiatan pengukuhan pengurus DPD Gebu Minang Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menilai Bank Nagari merupakan bank kebanggaan urang awak yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Minang di rantau.
“Semoga sinergi antara Gebu Minang dan Bank Nagari semakin kuat sehingga dapat membawa manfaat bagi anak kemenakan di rantau maupun kampung halaman,” tambahnya.
Gubernur Sumbar Dorong Bank Nagari Aktif di Rantau
Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kehadiran Bank Nagari di berbagai daerah perantauan harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Di mana pun kantor Bank Nagari berada, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitarnya,” demikian pesan Gubernur Mahyeldi yang kembali diingatkan dalam momentum pengukuhan DPD Gebu Minang Jawa Barat.
Harapan tersebut mencakup dukungan terhadap pengembangan UMKM perantau Minang, penguatan kegiatan sosial dan keagamaan, serta menjadikan Bank Nagari sebagai jembatan ekonomi antara rantau dan kampung halaman.
Talkshow Pariwisata dan Bazar Kuliner Minang Meriahkan Acara
Sekretaris DPD Gebu Minang Jawa Barat, Febri Satria Yazid, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pengukuhan juga akan dimeriahkan dengan bazar kuliner Minang dan talkshow pariwisata.
Sejumlah tokoh dan narasumber dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya:
dr. Lila Yanmar, MARS selaku Kadis Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dengan tema Peranan Wisatawan Rantau Dalam Penguatan Program Pariwisata Emas Sumatera Barat 2045.
Prof. Dr. H. Fauzi Bahar Dt. Sati selaku Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat dengan tema Menagih Janji Lembaga Adat Minangkabau Menuju Destinasi Pariwisata Sumatera Barat Berkelas Dunia.
Talkshow nasional dengan keynote speaker Rocky Gerung dan moderator Chandra Budi, SH.
Tokoh Minang Jabar : Rantau dan Kampung Tak Boleh Terputus
Tokoh Minang Jawa Barat, Prof. Dr. Indra M. Gandidi, menilai kegiatan Gebu Minang Jawa Barat menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan masyarakat Minang di rantau dengan kampung halaman.
“Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga ikhtiar bersama membangun rantau dan kampung halaman agar tetap maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia berharap silaturahmi masyarakat Minang di Jawa Barat terus terjaga dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekonomi, budaya, serta persatuan warga Minang di perantauan. (enagoNews/Siliwangi News)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 ENAGONEWS.COM