Connect with us
Advertisements

Berita Daerah

Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis 2026, Wujud Komitmen Perluas Akses Pendidikan Bermutu

Published

on

NABIRE, PAPUA TENGAH-enagoNews – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan diterbitkannya Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/99 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima dan Besaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi penyelenggara Program Pendidikan Sekolah Gratis di Provinsi Papua Tengah.


Keputusan yang ditetapkan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, pada 23 April 2026 di Nabire tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan pendidikan yang berkualitas serta mengurangi hambatan ekonomi yang selama ini masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat dalam mengakses pendidikan.
Dalam konsideran keputusan tersebut dijelaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada amanat Pasal 11 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menegaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.
Selain itu, program pendidikan gratis juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Kebijakan ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah dalam mewujudkan masyarakat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Melalui keputusan tersebut, pemerintah menetapkan daftar penerima serta besaran bantuan operasional sekolah daerah yang akan disalurkan kepada satuan pendidikan yang menyelenggarakan Program Pendidikan Sekolah Gratis di wilayah Papua Tengah. Penetapan tersebut dituangkan secara rinci dalam lampiran keputusan gubernur.
Pada diktum kedua disebutkan bahwa dana BOSDA yang diberikan diperuntukkan untuk membebaskan biaya pendidikan pada Semester I Tahun 2026, yakni periode Januari hingga Juni. Penggunaan dana tersebut harus mengacu pada petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah guna memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, seluruh pembiayaan yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Tengah. Dengan dukungan anggaran daerah, pemerintah berharap tidak ada lagi peserta didik yang terkendala biaya dalam memperoleh layanan pendidikan yang layak.
Program Pendidikan Sekolah Gratis melalui skema BOSDA ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, orang tua, maupun pihak sekolah. Selain meringankan beban ekonomi keluarga, program ini juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah, menekan angka putus sekolah, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di seluruh kabupaten di Papua Tengah.


Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul. Oleh karena itu, berbagai kebijakan yang mendukung akses pendidikan yang merata akan terus diperkuat demi menciptakan generasi Papua Tengah yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan berlakunya Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/99 Tahun 2026, masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung manfaat Program Pendidikan Sekolah Gratis sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh anak-anak Papua Tengah tanpa terkecuali. (red-enagoNews)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Daerah

Resmob Polres Nabire Ungkap Dugaan Penguasaan Motor Curian, Seorang Pria Diamankan

Published

on

NABIRE – enagoNews – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Nabire berhasil mengamankan seorang pria berinisial O.J. yang diduga menguasai sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Nabire, Selasa (23/6/2026).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam putih yang terjadi di Homestay Kusuma, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Oyehe, pada 14 Juni 2026 lalu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob melakukan penyelidikan dan patroli guna melacak keberadaan kendaraan yang hilang.

Dalam kegiatan patroli, petugas menemukan sebuah sepeda motor dengan ciri-ciri yang identik dengan kendaraan yang dilaporkan hilang. Setelah melakukan pemantauan, tim akhirnya mengamankan seorang pria yang diketahui berinisial O.J. saat hendak meninggalkan kawasan Kantor Gubernur Papua Tengah di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Mulia.

Dari hasil pemeriksaan awal, O.J. mengaku memperoleh sepeda motor tersebut dengan cara membeli dari seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp3 juta. Polisi kemudian mengamankan kendaraan yang diduga hasil curanmor tersebut beserta sejumlah barang bukti lain, termasuk satu unit telepon genggam dan kartu identitas milik terduga.

Saat ini, O.J. telah diamankan di Polres Nabire untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap identitas penjual kendaraan dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tindak pidana tersebut.(red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

48 Kampung di Nabire Perkuat Pengendalian Malaria Melalui Dana Desa dan Kader Kesehatan

Published

on

Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Upaya percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Nabire terus diperkuat melalui pemberdayaan masyarakat kampung. Sebanyak 48 kampung telah membentuk tim pengendalian malaria dan mengalokasikan dana kampung untuk mendukung berbagai kegiatan pencegahan serta penanganan penyakit tersebut.
Komitmen ini mengemuka dalam pertemuan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, didukung UNICEF dan Perdhaki, yang melibatkan para kepala kampung, kader malaria, serta pendamping desa.
Kepala DPMK Nabire, Pilemon Madai, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh kampung dalam mendukung program eliminasi malaria. Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan kampung sehingga pembiayaan untuk pengendalian malaria perlu menjadi prioritas dalam penggunaan dana desa.


Sementara itu, Dinas Kesehatan Nabire mendorong penguatan peran kader malaria dan tim kampung melalui pemeriksaan aktif dari rumah ke rumah, pemantauan kepatuhan minum obat bagi penderita, penyelidikan kasus, hingga edukasi penggunaan kelambu dan pengendalian sarang nyamuk.
Data yang disampaikan tenaga ahli pendamping kabupaten menunjukkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, sebanyak 44 kampung telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp292 juta lebih untuk mendukung insentif kader, transportasi, dan kegiatan sosialisasi pencegahan malaria. Selain itu, beberapa kampung juga mulai menganggarkan program penanganan TBC dan HIV/AIDS.
Melalui sinergi pemerintah kampung, kader kesehatan, dan berbagai mitra pembangunan, diharapkan angka kasus malaria di Nabire dapat terus ditekan hingga mencapai target eliminasi yang telah ditetapkan pemerintah. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Tabur Bunga di Perairan Nabire

Published

on


Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Tengah menggelar upacara tabur bunga di perairan Nabire, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Pelabuhan Laut Nabire ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara

Upacara dipimpin oleh Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Pol Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., dan diikuti para pejabat utama Polda Papua Tengah, personel Polres Nabire, serta anggota yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Karo SDM, Karo Logistik, Dirpolairud, Dirpamobvit, Dirresnarkoba, Dirreskrimum, Dirbinmas, Kabid Propam, dan Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke laut oleh inspektur upacara. Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan atas pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa.

Seluruh peserta selanjutnya melaksanakan tabur bunga di perairan Nabire dengan penuh khidmat. Kegiatan ini merupakan salah satu tradisi dalam peringatan Hari Bhayangkara yang sarat makna, sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meneladani semangat pengabdian para pendahulu.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Papua Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (red-enagoNews)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 ENAGONEWS.COM