Connect with us
Advertisements

Berita Daerah

Kunjungan Komisi II DPR RI Evaluasi DOB, Papua Tengah Dorong Percepatan Pemekaran Daerah

Published

on

Kabupaten Moni Masuk Daftar Pamekaran DOB Papua Tengah “

‎TIMIKA, PAPUA TENGAH– Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sejumlah usulan strategis terkait pemekaran kabupaten saat menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI bersama Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di Provinsi Papua Tengah, Kamis (1/5/2025).
‎Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada evaluasi pelaksanaan Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua Tengah, dan berlangsung di salah satu hotel di Kabupaten Mimika. Agenda ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam rangka percepatan pembangunan wilayah.
‎Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Pusat, terutama Komisi II DPR RI, dalam mendorong lahirnya enam provinsi baru di Tanah Papua, termasuk Provinsi Papua Tengah. Menurutnya, kebijakan tersebut telah membuka ruang yang lebih luas bagi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
‎“Papua Tengah kini memiliki delapan kabupaten; dua berada di wilayah pesisir, yakni Nabire dan Mimika, sementara enam lainnya berada di wilayah pegunungan,” ujar Meki Nawipa.
‎Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terhadap pemekaran wilayah kabupaten terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, ia meminta agar kebijakan moratorium pemekaran daerah tidak diberlakukan secara kaku di Tanah Papua, mengingat adanya kekhususan dalam kerangka Otonomi Khusus (Otsus).
‎“Kami tidak meminta penambahan provinsi baru, melainkan kabupaten. Pemekaran ini diyakini dapat mempercepat pembangunan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan partisipasi Orang Asli Papua (OAP) dalam sistem pemerintahan,” tegasnya.
‎Adapun sejumlah usulan pemekaran kabupaten yang disampaikan meliputi:
‎Kabupaten Puncak Jaya: 1 kabupaten baru
‎Kabupaten Puncak: pemekaran menjadi Kabupaten Sinak Jaya
‎Kabupaten Intan Jaya: 1 kabupaten baru
‎Kabupaten Paniai: pemekaran menjadi Kabupaten Moni dan Kabupaten Paniai Timur
‎Kabupaten Dogiyai: 1 kabupaten baru
‎Kabupaten Mimika: pemekaran menjadi Mimika Barat Jauh dan Mimika Timur
‎Serta tambahan 1 kota administratif guna memperkuat struktur pemerintahan daerah
‎Gubernur Meki juga memaparkan capaian pembangunan pemerintahan daerah, termasuk implementasi 11 roadmap yang telah disusun oleh pejabat gubernur sebelumnya. Salah satu capaian signifikan adalah pembentukan 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang ke depan direncanakan akan ditingkatkan menjadi 30 OPD guna menunjang optimalisasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
‎Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari upaya evaluasi langsung terhadap perkembangan DOB di Papua Tengah. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan lanjutan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah.
‎Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat otonomi daerah, sekaligus memastikan bahwa kebijakan pemekaran benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. (enagoNews / Humas Pemprov)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Daerah

Resmob Polres Nabire Ungkap Dugaan Penguasaan Motor Curian, Seorang Pria Diamankan

Published

on

NABIRE – enagoNews – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Nabire berhasil mengamankan seorang pria berinisial O.J. yang diduga menguasai sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Nabire, Selasa (23/6/2026).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam putih yang terjadi di Homestay Kusuma, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Oyehe, pada 14 Juni 2026 lalu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob melakukan penyelidikan dan patroli guna melacak keberadaan kendaraan yang hilang.

Dalam kegiatan patroli, petugas menemukan sebuah sepeda motor dengan ciri-ciri yang identik dengan kendaraan yang dilaporkan hilang. Setelah melakukan pemantauan, tim akhirnya mengamankan seorang pria yang diketahui berinisial O.J. saat hendak meninggalkan kawasan Kantor Gubernur Papua Tengah di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Mulia.

Dari hasil pemeriksaan awal, O.J. mengaku memperoleh sepeda motor tersebut dengan cara membeli dari seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp3 juta. Polisi kemudian mengamankan kendaraan yang diduga hasil curanmor tersebut beserta sejumlah barang bukti lain, termasuk satu unit telepon genggam dan kartu identitas milik terduga.

Saat ini, O.J. telah diamankan di Polres Nabire untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap identitas penjual kendaraan dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tindak pidana tersebut.(red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

48 Kampung di Nabire Perkuat Pengendalian Malaria Melalui Dana Desa dan Kader Kesehatan

Published

on

Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Upaya percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Nabire terus diperkuat melalui pemberdayaan masyarakat kampung. Sebanyak 48 kampung telah membentuk tim pengendalian malaria dan mengalokasikan dana kampung untuk mendukung berbagai kegiatan pencegahan serta penanganan penyakit tersebut.
Komitmen ini mengemuka dalam pertemuan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, didukung UNICEF dan Perdhaki, yang melibatkan para kepala kampung, kader malaria, serta pendamping desa.
Kepala DPMK Nabire, Pilemon Madai, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh kampung dalam mendukung program eliminasi malaria. Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan kampung sehingga pembiayaan untuk pengendalian malaria perlu menjadi prioritas dalam penggunaan dana desa.


Sementara itu, Dinas Kesehatan Nabire mendorong penguatan peran kader malaria dan tim kampung melalui pemeriksaan aktif dari rumah ke rumah, pemantauan kepatuhan minum obat bagi penderita, penyelidikan kasus, hingga edukasi penggunaan kelambu dan pengendalian sarang nyamuk.
Data yang disampaikan tenaga ahli pendamping kabupaten menunjukkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, sebanyak 44 kampung telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp292 juta lebih untuk mendukung insentif kader, transportasi, dan kegiatan sosialisasi pencegahan malaria. Selain itu, beberapa kampung juga mulai menganggarkan program penanganan TBC dan HIV/AIDS.
Melalui sinergi pemerintah kampung, kader kesehatan, dan berbagai mitra pembangunan, diharapkan angka kasus malaria di Nabire dapat terus ditekan hingga mencapai target eliminasi yang telah ditetapkan pemerintah. (red-enagoNews)

Continue Reading

Berita Daerah

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Tabur Bunga di Perairan Nabire

Published

on


Nabire, Papua Tengah -enagoNews – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Tengah menggelar upacara tabur bunga di perairan Nabire, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Pelabuhan Laut Nabire ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara

Upacara dipimpin oleh Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Pol Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., dan diikuti para pejabat utama Polda Papua Tengah, personel Polres Nabire, serta anggota yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Karo SDM, Karo Logistik, Dirpolairud, Dirpamobvit, Dirresnarkoba, Dirreskrimum, Dirbinmas, Kabid Propam, dan Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke laut oleh inspektur upacara. Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan atas pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa.

Seluruh peserta selanjutnya melaksanakan tabur bunga di perairan Nabire dengan penuh khidmat. Kegiatan ini merupakan salah satu tradisi dalam peringatan Hari Bhayangkara yang sarat makna, sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meneladani semangat pengabdian para pendahulu.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Papua Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (red-enagoNews)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 ENAGONEWS.COM